News

Sandiaga: Sudah Cukup Kita Dengar Ada Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19

Sandiaga Salahuddin Uno berharap masyarakat  meningkatkan rasa kemanusiaan, khususnya terhadap anak-anak.


Sandiaga: Sudah Cukup Kita Dengar Ada Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama Youtuber Atta Halilintar memberikan daging kurban kepada warga di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berharap masyarakat  meningkatkan rasa kemanusiaan, khususnya terhadap anak-anak. Pesan ini disampaikan Sandiaga untuk mempringati Hari Anak Nasional 2021. 

Sandiaga mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ada banyak pihak yang mengalami kesulitan. Bahkan tidak sedikit anak-anak yang harus menanggung dampak dari pandemi ini. Mulai dari kehilangan kedua orang tua karena Covid-19, hingga harus berjuang seorang diri setelahnya.

Sandiaga mengatakan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk saling tolong-menolong.

"Ini adalah waktunya untuk kita saling tolong-menolong agar bersama-sama bisa keluar dari pandemi," kata Sandiaga dalam keterangannya, Sabtu (24/7/2021).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mengajak masyarakat bersama-sama membangkitkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Serta tidak lupa menghadirkan perlindungan pada anak-anak.

Ia juga mengingatkan jika sekiranya masyarakat menemukan kasus di mana seorang anak harus kehilangan kedua orang tuanya akibat Covid-19 di sekitar mereka maka bantulah. Tidak melulu membantu dalam aspek ekonomi, masyarakat juga dapat membantu anak-anak melalui dukungan emosional.

"Sudah cukup kita mendengar ada anak yang harus kehilangan orang tuanya akibat Covid-19. Jika ada hal terebut sekeliling kita, ayo kita bantu," kata Sandiaga.

Sandiaga juga mengajak masyarakat bersama-sama berdoa demi berakhirnya pandemi. Karena untuk dapat menghadapi situasi yang tidak menentu seperti saat ini, masyarakat harus terus berikhtiar.

"Mari kita terus berdoa agar pandemi ini segera usai. Saya berharap dan optimis anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi kreatif, mandiri, dan berbudi pekerti," kata Sandiaga.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan haru untuk anak-anak Indonesia. Ini disampaikannya Jokowi saat perayaan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli.

Jokowi mengakui bahwa ia turut merasakan perasaan yang dialami anak-anak dalam satu setengah tahun terakhir ini, karena dihadapkan dengan pandemi Covid-19.

"Anak-anak Indonesia yang saya sayangi. Saya tahu, hari-hari dalam setahun ini, kalian lebih sering berkegiatan dan belajar di rumah, tidak bepergian dan tidak bermain keluar rumah. Saya tahu, kalian pasti rindu berkumpul dengan teman, sepupu, atau kakek dan nenek," tulisnya sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Instagram @jokowi, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Kepala Negara ini menyebutkan, kondisi saat ini yang mengharuskan anak-anak di rumah bukanlah hal yang mudah. Namun, ini harus dilakukan untuk keselamatan bersama.

Ia menerangkan, virus corona yang berasal dar Wuhan ini mengubah dunia tak terkecuali Indonesia. Situasi ini mengharuskan semua menjaga jarak dan memakai masker saat berkomunikasi satu sama lainnya.

"Keadaan ini bukanlah keinginan kita. Semua itu kita lakukan untuk keselamatan kita semua, keselamatan adik dan kakak, ibu dan ayah, ibu dan bapak guru, dan semua yang berada di lingkungan kita agar tidak tertular Covid-19," kata dia.[]