News

Sandiaga Bilang Keindahan Indonesia Tidak Dapat Dirasakan Kalau Kasus COVID-19 Masih Melonjak

Sandiaga Uno mengatakan, prokes jadi kunci dalam pemulihan sektor parekraf untuk menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya.


Sandiaga Bilang Keindahan Indonesia Tidak Dapat Dirasakan Kalau Kasus COVID-19 Masih Melonjak
Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Denai Lama, Deli Serdang, Medan (Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

AKURAT.CO, Kian melonjaknya kasus COVID-19 di seluruh Nusantara, khususnya wilayah padat penduduk, dinilai menjadi bukti pentingnya peningkatan kembali penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Pasalnya, pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) berjalan beriringan dengan penanganan kasus COVID-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, destinasi pariwisata Indonesia dengan keindahan alam dan keragaman masyarakatnya tengah berbenah menyongsong era kebangkitan pariwisata. Namun keindahan alam, ramahnya masyarakat hingga beragam kuliner yang nikmat itu katanya tidak dapat dirasakan apabila kasus COVID-19 terus meningkat.

Sandiaga melihat angka penularan COVID-19 semakin meningkat di beberapa daerah, terutama di DKI Jakarta dan daerah-daerah yang padat penduduknya.

Oleh karena itu, protokol kesehatan ditekankan Sandiaga Uno menjadi kunci dalam pemulihan sektor parekraf untuk menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.

"Kita harus tingkatkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, 3M dan 3T," kata Sandiaga dalam keterangannya, Sabtu (19/6/2021).

Besarnya pengaruh penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin tersebut telah dibuktikan Sandiaga lewat jumlah kunjungan wisatawan nusantara di Bali.

Jauh sebelum dirinya diberikan kepercayaan untuk memimpin Kemenparekraf, jumlah kunjungan wisatawan nusantara katanya hanya berkisar 2.000-2.500 orang. Namun, jumlah tersebut diungkapkannya berlipat hingga sebanyak 10.000 orang saat ini.

Guna menekan angka penularan COVID-19, pihaknya tetap memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, bagi yang ingin bepergian, Sandiaga Uno sangat menganjurkan untuk divaksinasi, terutama penyediaan vaksinasi di bandara maupun kawasan dengan mobilitas tinggi.

"Karena terbukti sekali dari hasil vaksinasi ini tingkat penularan COVID-19 bisa kita tekan dan seandainya kita terkena COVID-19, kesembuhannya bisa lebih cepat," kata Sandiaga Uno.

"Jadi saya mendukung agar masyarakat yang ingin mobilitas ke Bali maupun destinasi wisata lainnya bisa divaksin dulu," imbuhnya.

Lewat sejumlah langkah tersebut, dirinya berharap agar kerja keras bersama dalam menekan laju penularan COVID-19 dapat tercapai. Sehingga, pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor parekraf dapat segera terwujud lewat kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan.

"Sekarang ini lapangan kerja sangat sulit didapatkan, tapi dengan pariwisata yang berbingkai protokol kesehatan kami yakin akan terbuka lapangan kerja. Jadi harapannya teman-teman semua bangkit, jangan patah semangat, ada caranya kita berwisata, tentunya dengan protokol kesehatan dan kita kedepankan program vaksinasi," kata Sandiaga.[]