News

Sandiaga: Ayuk Atuh Bandung Jadi Leading Vaksinasi di Jawa Barat

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong Bandung menjadi sentra vaksinasi di Jawa Barat.


Sandiaga: Ayuk Atuh Bandung Jadi Leading Vaksinasi di Jawa Barat
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan sambutan sebelum menyumbangkan daging kurban kepada warga di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong Bandung menjadi sentra vaksinasi di Jawa Barat. Ia pun berharap, vaksinasi di Kota Kembang itu bisa dipercepat melalui program vaksinasi di tempat wisata.

"Data Kemenkes per 27 Juli, jumlah penduduk Jawa Barat yang divaksinasi pertama 5,6 juta orang, baru 15 persen. Sementara 4 provinsi tertinggi Jakarta, Bali, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Utara sudah 50 persen. Ayuk atuh, kita dorong supaya Kab. Bandung jadi leading di Jawa Barat, sehingga terciptalah herd immunity sehingga pandemi ini bisa kita kendalikan," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya dikutip AKURAT.CO pada Rabu (28/7/2021).

Dalam rangka percepatan vaksinasi nasional, Sandiaga mendorong agar tempat-tempat wisata diubah menjadi tempat vaksinasi. Salah satunya seperti yang dilakukan Cicalengka Dreamland, sebuah tempat wisata di Bandung, yang menyelenggarakan program VANIC atau Vaksin Asyik di Tempat Piknik.

Program vaksinasi ini menargetkan menyuntikan 600 dosis setiap harinya. Bagi masyarakat yang divaksin nantinya mereka bisa menikmati beragam wahana yang tersedia.

"Saya sangat mendorong inovasi pelaksanaan vaksinasi di Cicalengka Dreamland. Saya mohon diundang ke Cicaleka Dreamland, karena saya ingin menikmati pemandangan yang indah dan udara yang sejuk," kata mentan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta itu. 

Berkolaborasi dengan pemerintah setempat, Sandiaga pun mendorong program vaksinasi digelar di tempat-tempat wisata di Bandung. Selain bisa mempercepat program vaksinasi nasional, kata Sandiaga, program vaksinasi semacam ini juga bisa menjadi salah satu bentuk promosi tempat wisata ke masyarakat.

"Mari kita genjot kalau bisa 15 ribu per hari di Cicalengka Dreamland sekalian habis divaksin mereka bisa menikmati pariwisata dan ekraf selama tempat wisata ini kita alihfungsikan menjadi sentra vaksinasi. Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini PPKM bisa dilonggarkan," kata Sandiaga. 

"Kami siap mendukung kolaborasi vaksinasi yang akan dilaksanakan di 122 destinasi lainnya di Kabupaten Bandung. Terobosan kreatif dan kolaboratif seperti inilah yang kita terus dorong di semua daerah untuk percepatan vaksinasi nasional," imbuh Mas Menteri.[]