News

San Fransisco Umumkan Status Darurat Krisis Air, Warga Diminta Berhemat

Seluruh sistem regional diperintahkan mengurangi pemakaian air hingga 10 persen.


San Fransisco Umumkan Status Darurat Krisis Air, Warga Diminta Berhemat
Cekungan Sungai Colorado yang memasok air di California Selatan terus mengering di Tahun Air 2021. (Foto: CNN) ()

AKURAT.CO San Fransisco, Amerika Serikat (AS), mengumumkan status darurat kekurangan air dan memerintahkan penghematan 10 persen di seluruh sistem regionalnya.

"Karena California masih mengalami kekeringan parah dan ketidakpastian di musim hujan, kami perlu membuat keputusan sulit demi memastikan sumber air kita terus bisa diandalkan untuk masa depan," ucap Wali Kota London Breed pada Selasa (23/11), dilansir dari CNN.

Ia memuji upaya warga San Fransisco untuk melestarikan sumber daya berharganya tahun demi tahun, sehingga tingkat penggunaan air di sana menjadi salah satu yang terendah di California.

"Selama masa krisis ini, saya yakin kota kita sekali lagi dapat memenuhi seruan untuk mengurangi penggunaan air," sambungnya.

Status darurat ini telah disetujui Komisi Utilitas Publik San Fransisco (SFPUC) dengan suara bulat. Keputusan tersebut akan berlaku bagi seluruh 2,7 juta pelanggan di Alameda, Santa Clara, San Mateo, dan San Fransisco.

Breed pun mendesak warganya agar menghemat penggunaan air dengan tindakan sukarela, seperti memperbaiki toilet yang bocor, memasang perlengkapan aliran rendah, mengurangi pengairan luar ruangan, dan menerima audit penggunaan air dari para profesional SFPUC.

Gubernur California Gavin Newsom menetapkan status darurat kekeringan di seluruh negara bagian bulan lalu. Dengan begitu, kantor gubernur dapat membantu mendanai penanganan kekeringan dan pengiriman air.

California mengalami tahun yang sulit karena suhu tinggi dan curah hujan rendah. Jika dikombinasikan dengan krisis perubahan iklim, keduanya menjadi faktor yang berkontribusi pada musim kebakaran hutan yang parah. Diukur dari kurangnya curah hujan dan suhu tinggi, inilah kekeringan terburuk sejak akhir 1800an, menurut kantor gubernur.

Dengan penetapan status darurat, SFPUC dapat mengakses cadangan air dan sumber daya selama krisis. Tagihan pelanggan pun dikenai biaya tambahan kekeringan hingga 5 persen yang akan berlaku pada 1 April 2022. Rata-rata biaya tambahan pelanggan diperkirakan USD 6 (Rp86 ribu) jika penggunaan airnya tak berubah.

"Kita mengalami kekeringan dengan banyak konsekuensi. Jadi, kita semua tentu perlu berbuat banyak untuk mengatasinya. Warga San Fransisco telah melakukan bagian mereka dan mencapai penggunaan air terendah di negara bagian. Penetapan darurat krisis air ini akan membantu seluruh pelanggan bersatu dan bergerak ke arah yang sama," ungkap Direktur Umum Dennis Herrera.

Wali kota mencatat warga San Fransisco rata-rata menggunakan 42 galon air per hari di rumah. Sementara itu, rata-rata penggunaan air di seluruh negara bagian sekitar 90 galon per orang per hari.

Tahun Air 2021 yang berlangsung dari 1 Oktober 2020 hingga 30 September 2021 mencetak rekor terkering kedua di California, berdasarkan curah hujan di seluruh negara bagian. Menurut laporan Departemen Sumber Daya Air California, rekor terkering pertama terjadi pada 1924.

"Tahun Air 2021 adalah tahun yang ekstrem untuk suhu dan curah hujannya, mengikuti Tahun Air 2020 yang juga panas dan kering," bunyi laporan yang diterbitkan pada bulan September.

Cekungan Sungai Colorado, sumber penting yang memasok California Selatan, terus mengering di Tahun Air 2021. Tampungan di Danau Mead dan Powell pun mencetak rekor terendah yang baru.

Tingkat kekeringan Danau Powell dan Danau Mead, waduk terbesar di negara bagian itu, telah mencapai level yang mengkhawatirkan tahun ini. Waduk tersebut menyediakan pasokan air minum dan irigasi yang penting bagi banyak orang di seluruh wilayah, termasuk pertanian pedesaan, peternakan, dan komunitas pribumi.[]