News

Samsat Jakbar Perketat Pelayanan Pajak Kendaraan


Samsat Jakbar Perketat Pelayanan Pajak Kendaraan
Suasana samsat Jakarta Barat, Jumat (3/11) (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat setelah malayani perpanjangan pajak kendaraan.

Sebab, selama pandemi Covid-19 Samsat Jakarta Barat tetap melakukan pelayanan perpanjangan pajak kendaraan.

Kanit Samsat Jakarta Barat, AKP Bobby Danuardi mengatakan pihaknya berkomitmen menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah demi mencegah penyebaran virus corona.

"Kami komit menerapkan protokol kesehatan secara ketat, hal ini demi menekan penyebaran covid-19," ujar dia saat dihubungi Rabu (3/6/2020).

Bobby menjelaskan, para pemohon wajib pajak kendaraan yang datang diharuskan mencuci tangan di wastafel dengan sabun  di depan pintu masuk dan melewati ruang steril disemprot cairan disinfektan.

"Cuci tangan dulu, ukur suhu tubuh jika normal maka  akan melewati bilik steril yang berisi cairan disinfektan (pembunuh virus)," ucap dia.

Kemudian, lanjut Bobby di dalam gedung Samsat para wajib pajak ini harus menjaga jarak karena pihaknya sudah memberikan tanda silang distiap bangku agar tidak diduduk berdekatan.

"Dalam gedung tidak boleh terlalu padat, physical distancing itu penting. Kami urai juga dengan membuka pelayanan Samling atau Samsat Keliling serta Samsat Drive Thru untuk perpanjangan pajak tahunan di dalam area samsat untuk menghindari terjadinya penumpukan di dalam gedung samsat," tegas dia.

Ia mengakui, jika selasa 2 Juni 2020  kemarin sempat terjadi lonjakan pemohon karena banyak yang menyangka kalau program penghapusan denda pajak masih berlaku.

"Penghapusan denda pajak sudah berakhir pada 29 Mei 2020 yang lalu. Nah wajib pajak itu berpikir kalau program itu masih ada makanya wajib pajak ramai kemarin. Hari ini pemohon sudah sepi kembali, tak ada lonjakan pemohon seperti kemarin," tutur Bobby.

Meski ramai dikunjungi masyarakat, petugas Samsat Jakbar selalu mengimbanginya dengan pelayanan cepat.

Diketahui, Korlantas mengharuskan pelayanan SIM, STNK dan BPKB menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Keputusan tersebut merujuk pada Surat Telegram (STR) Kapolri Nomor : ST/1537/V/YAN.1./2020 tanggal 29 Mei 2020 yang ditanda tangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono.[]