Olahraga

Sampaikan Kegelisahan, APPI Kirimkan Surat Terbuka untuk Jokowi

APPI mengadakan pertemuan dengan seluruh pesepakbola perwaklan dari setiap klub di Indonesia.


Sampaikan Kegelisahan, APPI Kirimkan Surat Terbuka untuk Jokowi
Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand berusaha menghadang laju serangan Persib Bandung, ()

AKURAT.CO, Pada 23 Juli lalu, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengadakan pertemuan dengan seluruh pesepakbola perwaklan dari setiap klub di Indonesia. Hari ini, Kamis (29/7), APPI sebagai satu-satunya Asosiasi Pesepakbola Profesional yang menjadi wadah perwakilan bagi para pesepakbola di Indonesia, mengirimkan surat terbuka kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT LIB menyatakan bahwa kompetisi Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia akan bergulir pada Agustus mendatang. Namun, diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat kompetisi sepakbola di Indonesia menjadi tanda tanya.

Oleh karena itu, melalui akun media sosial milik Firman Utina surat terbuka itu bertuliskan kegelisahan para pemain sepakbola Indonesia yang sudah lama jadi pengangguran sejak 16 bulan yang lalu.

 "Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo. Kami di sini mendoakan agar Bapak dalam kondisi sehat walafiat serta selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa," demikian awal bunyi surat itu.

"Bapak Presiden yang kami hormati, izinkan kami, para pesepakbola profesional Indonesia menyamapikan kegelisahan kami selama 16 bulan ini dikarenakan tidak adanya kompetisi sepakbola, sebuah penghidupan bagi kami karena bermain sepakbola bukan hanya sekadar hobi yang dibayar, namun merupakan sebuah profesi yang memberikan kehidupan."

Surat itu menambahkan, sepakbola di negara ini merupakan olahraga dengan fanatisme yang tinggi menjadi sebuah hiburan bagi masyarakat dan kadang kala menjadi pemersatu bangsa saat sebagian pemain sedang menggunakan lambang di dada.

"Bapak Presiden yang kami hormati, sesungguhnya adanya kompetisi selain akan memberikan kehidupan bagi kami juga dapat memberikan hiburan bagi masyarakat. Apalagi sejalan dengan himbuana Pemerintah untuk tetap di rumah bagi masyakarat yang tidak memiliki kempetingan mendesak untuk keluar rumah."

"Demikian surat terbuka kami untuk Bapak Presiden. Semoga Bapak Presiden berkenan membaca serta mendengarkan aspirasi kami. Terima kasih Bapak Presiden."[]