Olahraga

Sampai Didepak Persipura, Begini Penjelasan dari Boaz Solossa

Boaz Solossa dan Yustinus Pae resmi didepak Persipura Jayapura.


Sampai Didepak Persipura, Begini Penjelasan dari Boaz Solossa
Boaz Solossa saat sedang berlatih. (INSTAGRAM/@boazsolossa)

AKURAT.CO, Boaz Solossa dan Yustinus Pae resmi dicoret dari Persipura Jayapura beberapa hari lalu, dengan alasan indisipliner. Setelah kemarin Jackesn F Tiago,  Boaz pun coba menjelaskan kronologinya.Boaz memang membenarkan dirinya menenggak alkohol dua hari sebelum laga uji coba kontra Persita Tangerang.

Penyerang yang sudah 35 tahun itu tidak mau sampai perbuatannya dianggap sebagai biang keributan pada laga uji coba antara Persita dan Persipura, yang terjadi 13 Juni. Pada laga itu, kedua tim memang ribut hingga pertandingan tidak selesai dijalankan.

"Saya dan Tinus harus bercerita mengenai kronologi sebelum uji coba melawan Persita pada hari Minggu (13/6) itu. Dua hari sebelumnya kami memang minum. Setelah itu hari Minggu kami uji coba," ujar Boaz, seperti dalam kanal Youtube Jurnal Tanah Papua.

"Tinus Pae merasa harus menyampaikan yang sebenarnya dan dia panggil coach keluar dari ruang ganti. Dia sampaikan kalau dia minum dan menyampaikan bahwa keputusan kembali kepada coach. Kata Tipa, 'kalau coach percayakan saya bermain, saya akan bermain, tapi kalau tidak, saya siap menerima'."

Sebelumnya, Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago menyampaikan bahwa tindakan indisipliner yang dilakukan Boaz dapat membahayakan nyawa orang lain. Namun, Boaz dengan tegas membantah komentar pelatih asal Brasil itu.

"Mengenai kesalahan indisipliner itu, kami harus siap dengan keputusan manajemen, tapi saya kira kejujuran merupakan hal yang sangat berarti. Tipa jujur kepada pelatih kalau dia sempat minum. Mungkin sebenarnya pelatih sudah tahu, dan setelah berbicara jujur itu kami tetap bermain," kata Bochi -sapaan akrab Boaz-.

"Saya melihat dari pernyataan Jacksen yang mengatakan tindak indisipliner itu membahayakan nyawa orang lain, tapi saya pikir tidak seperti itu. Saya akui, saya dan Tipa minum (alkohol). Saya harus mengatakan jujur apa yang terjadi. Kami pun siap dengan keputusan manajemen, tapi akhirnya caranya yang tidak baik menurut saya," sambungnya.

Boaz menjabarkan bahwa dirinya dan Tipa -sapaan Tinus Pae- memang dihukum oleh manajemen dan pelatih selepas insiden di Tangerang. Keduanya bisa menerima hal tersebut, setelah berbicara dengan manajer klub Ridwan 'Bento' Madubun dan Jacksen.

Sayangnya, setelah dipulangkan ke Jayapura, Boaz dan Tipa menunggu terlalu lama soal kepastian nasibnya di klub. Hingga akhirnya, manajemen mengambil keputusan untuk mencoret kedua nama legendaris dari klub berjuluk Mutiara Hitam ini.

"Saya memang ingin keputusan itu diambil secepatnya karena sebagai pemain kami merasa tiga pekan itu waktu yang cukup lama. Hanya saja, saya seperti tidak dihargai. Kami tinggal tidak jauh, tapi untuk bertemu dengan manajemen saja susah," tegasnya.[]