Entertainment

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Band Mily Recycle Lagu Daerah dengan Musik Kekinian

Band Mily menyambut Hari Sumpah Pemuda dengan cara mengaransemen ulang lagu-lagu daerah


Sambut Hari Sumpah Pemuda, Band Mily Recycle Lagu Daerah dengan Musik Kekinian
Personel Band Mily di Kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (17/10) (Akurat.co, Agussalim)

AKURAT.CO, Grup musik Band Mily me-recycle atau mendaur ulang lagu-lagu daerah dengan musik modern dan kekinian. Lagu daerah yang di- recycle itu merupakan lagu anak yang dulu pernah membumi pada masanya.

Dalam projek kali ini, Band Mily yang beranggotakan Idea Pasha (gitar), Chiara Aurelia (vokal), dan Joshua Kresna (saxophone), bekerjasama dengan sekolah Stella Maris.

"Sebenarnya kita lagi bikin projek bareng ya dengan Stella Maris dan kebetulan lagu-lagunya adalah lagu daerah anak gitu," ujar Joshua Kresna di Kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (17/10).

Lagu daerah yang diaransemen ulang itu datang dari Jakarta, Jawa, Kalimantan Selatan, dan beberapa daerah lainnya. Meskipun kedengarannya sangat tradisional, namun lagu-lagu tersebut akan diiringi dengan musik yang kekinian.

"Lagu Ampar Ampar Pisang, Ondel-ondel, Kampuang Nan Jauh di Mato, Gundul-Gundul Pacul. Pokoknya lagu-lagu yang banyak didengar sama masyarakat," jelas Joshua

"Jadi diaransemennya lebih mengkhususkan untuk muskat musik sebenarnya, karena Mily kan akuistik, jadi kita lebih nonjolkan itunya. Habis itu kita juga masukin pentatonik-pentatonik Jawa, musik-musik daerah, ciri khasnya ada suara gamelannya juga, suara sulingnya juga. Jadi kita memadukan musik-musik tradisional, modern, dan musik ciri khas kita," sambung Joshua.

Menyanyikan kembali lagu-lagu lama tersebut tentu buka hal mudah bagi Band Mily, apalagi sejumlah lagu yang dibawakan itu datang dari berbagai daerah. Sehingga, mereka perlu kehati-hatian dalam menyanyikannya.

"Sulit pasti, pengucapannya kita sangat hati-hati banget jangan sampai ada yang salah gitu. Kesulitannya paling di situ aja sih kita pelajarin dan waktunya benar-benar singkat banget," ucap Chiara Aurelia

Band Mily sengaja mengaransemen ulang lagu daerah, karena mereka ingin membumikan kembali keberadaan lagu daerah yang mulai terkikis seiring berjalannya waktu. Menurut mereka, belakangan ini masyarakat Indonesia lebih dominan mendengarkan lagu-lagu pop ketimbang lagu daerah sebagai kebanggaan bangsa ini.

"Kenapa kita pilih kayak lagu-lagu daerah gitu, kita juga ingin mencoba memperkenalkan lagu-lagu terutama lagu daerah kan lagu nasional ya. Jadi kita mencoba memperkenalkan kembali," kata Idea Pasha

"Iya mengingatkan masyarakat Indonesia lagi bahwa lagu daerah ini tuh bagus loh, gitu. Kita aransemen lagu kayak gitu, jadi kita memang kerjasama dengan sekolah Stella Maris," timpal Chiara

Saat ini, Band Mily tengah mengerjakan peroses syuting video dengan menggandeng sejumlah siswa di sekolah Stella Maris. Kostum yang mereka pakai dalam video klip semuanya menceritakan keragaman Indonesia.

"Lumayan banyak kostumnya. Tapi nanti dilihat aja. Biar pada penasaran, kalau nanti kita sebutin enggak penasaran lagi. Intinya unsur Indonesia banget," jelas Chiara Aurelia

Projek terbaru Band Mily ini akan dirilis pada 28 Oktober mendatang. Mereka sengaja memilih tanggal tersebut karena sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan karya-karyanya.

"Terus kita juga pengen ini untuk Sumpah Pemuda ya sebenarnya, tujuannya sih itu. Jadi kita mau memperingati lah ya, tentu dengan karya-karya cover kita," tukas Chiara Aurelia