Rahmah

Sambut Hari Santri Nasional, Wapres Ma'ruf Amin: Pesantren Miliki Andil Besar Membangun Negara

Wapres Ma'ruf Amin menyebut pendidikan berbasis pesantren mempunyai akar yang kuat dan kokoh.


Sambut Hari Santri Nasional, Wapres Ma'ruf Amin: Pesantren Miliki Andil Besar Membangun Negara
Ma'ruf Amin ketika membuka membuka acara Syiar Islam dan Istighotsah Kubra dalam rangka Tarhib Ramadan melalui konferensi video dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Sabtu (10/4/2021). (Dok Setwapres)

AKURAT.CO Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pesantren merupakan salah satu pilar strategis bangsa Indonesia dalam mewujudkan generasi emas dan Indonesia hebat. Hal tersebut disampaikan Wapres Ma'ruf Amin saat memberikan orasi ilmiah di Universitas Ibrahimy, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur.

Wapres Ma'ruf Amin menyebut pendidikan berbasis pesantren mempunyai akar yang kuat dan kokoh. Sebab, selain merupakan model pendidikan tertua di Indonesia, pesantren juga telah membuktikan sistem pendidikannya tidak lekang oleh zaman dan turut memberikan andil yang besar dalam membangun bangsa dari berbagai aspek seperti ekonomi, sosial, budaya, moral, dan akhlak.

"Apresiasi yang tinggi perlu saya berikan kepada jajaran pimpinan, para kiai, pengajar dan pengurus Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah atas dedikasi dan amal salehnya mengantar dan membimbing para santrinya menjadi SDM yang saleh, cerdas, terampil, dan mandiri dalam mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamiin (rahmat bagi semesta) di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, tulis Wapres KH Maruf Amin, melalui akun Instagram @kyai_marufamin pada Kamis (21/10/2021).

Wapres Ma'ruf Amin mengimbau agar Universitas Ibrahimy sebagai salah satu lembaga pendidikan berbasis agama untuk terus menanamkan nilah-nilai moderasi (wasathy) kepada para peserta didik. Nantinya seluruh lulusan Universitas Ibrahimy dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan masyarakat yang majemuk.

"Sebagai lembaga pendidikan yang berbasis Islam, Kampus Universitas Ibrahimy harus mampu mengajarkan mahasiswanya untuk bersikap tasamuh dalam kehidupan sehari-hari, yaitu mampu bertoleransi, berempati dan bersosialisasi dengan kedamaian dalam pergaulan, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, yang memiliki berbagai macam budaya, agama, suku, dan RAS," ujar Wapres Ma'ruf Amin.

Sebelumnya, Wapres Ma'ruf Amin melakukan ziarah dan doa bersama di makam Pahlawan Nasional KHR. As’ad Syamsul Arifin, di Jalan KHR. Syamsul Arifin, Sukorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Menurut Wapres Ma'ruf Amin, KHR. As’ad Syamsul Arifin merupakan ulama besar sekaligus tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU) dan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah di Situbondo. Di Pesantren ini, tahun 1984, terjadi momentum bersejarah, ketika Muktamar NU memutuskan kembali ke khittah 1926 dan pertama kali meneguhkan Pancasila sebagai asas tunggal organisasi, yang sejalan dengan ajaran Islam, serta NKRI sebagai bentuk final model negara oleh muslim Indonesia. []