News

Sambo Ternyata Bikin Dua Rekening Bank Atas Nama Ricky Rizal, Untuk Apa?

Sambo Ternyata Bikin Dua Rekening Bank Atas Nama Ricky Rizal, Untuk Apa?
Terdakwa Ricky Rizal saat menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, (7/11/2022). Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf menjalani sidang lanjutan yang beragendakan mendengarkan keterengan saksi dengan menghadirkan 5 orang saksi. Sidang lanjutan ini merupakan kali pertama majelis hakim menghadirkan tiga terdakwa tersebut dalam satu persidangan. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Ricky Rizal menjadi saksi di persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada E dan Kuat Ma'ruf. 

Dalam kesaksiannya, Ricky mengatakan namanya dipinjam untuk membuat rekening. Adapun uang yang terdapat dalam rekening tersebut adalah milik Ferdy Sambo. 

Mulanya, Majelis Hakim bertanya mengenai jenjang karier Ricky hingga bisa menjadi ajudan Sambo. Ricky mengatakan, Sambo pernah bekerja di Polres Brebes. Kemudian pada tahun 2015, Sambo dimutasi ke Polda Metro Jaya. 

baca juga:

“Berapa lama FS bertugas di Polres Brebes?” tanya Hakim kepada Ricky, Senin (5/12/2022).

“Seingat saya dua tahun kurang beberapa bulan, karena 2015 beliau mutasi Polda Metro Jaya,” kata Ricky.

“Saudara menjadi driver tetapnya Kapolres?”

“Siap Yang Mulia,” ujar Ricky.

“Terus 2015 sampai 2021 saudara ngapain?”

“Setelah mutasi, saya tetap di Brebes saya ditempatkan di anggota Satlantas,” ujar Ricky.

“Bagaimana akhirnya saudara bisa bergabung dengan ajudan FS lagi?” tanya Hakim lagi. 

Ricky bercerita dirinya menjadi ajudan Sambo sejak Februari. Lebih lanjut, Ricky bercerita saat di Brebes terdapat kendaraan yang dibeli atas nama dia. 

"Waktu sekitar bulan feb Yang Mulia. Saya karena ada kendaraan yg dulu memang dr Brebes dibeli atas nama saya, jadi pajak tahunan yang mengurusi saya laporan ke ini, trus waktu di 2018 saya sempat diminta utk ikut waktu beliau jadi kospri kapolri cuma waktu itu saya tidsk mau karena saya pertimbangan keluarga" ujar Ricky. 

"Terus di februari ada becandaan dari ibu menyampaikan 'kamu sombong sekali kok dulu gamau ikut bapak' saya jawab 'siap saya dulu mau ibu', 'oh mau ya, bener ya? Yaudah  keluargamu saya sampaikan biar kamu ikut terus disampaikan disitu," lanjut Ricky. 

Dari situlah, Ricky lalu mengiyakan candaan Putri Candrawathi untuk menjadi ajudan Ferdy Sambo. 

"Terus saya mengiyakan karena saya juga punya keinginan untuk sekolah lebih tinggi," ungkapnya. 

Mendengar kesaksian itu, Hakim lalu bertanya apakah kendaraan motor tersebut juga dibeli atas nama dirinya. Ricky pun mengamini pertanyaan tersebut. 

“Tadi FS beli motor atas nama saudara?” cecar hakim. 

“Siap.” tukas Ricky. 

“Kenapa?” kata Hakim. 

“Kurang tahu.” ujar Ricky. 

Lebih lanjut, Ricky mengaku sempat membuka rekening BNI sejak menjadi ajudan saat Ferdy Sambo bertugas di Brebes. Kala itu, uang milik Ferdy Sambo disimpan dalam rekening atas nama Ricky tersebut.

"Kemarin pada pemeriksaan saudara saksi FS (Ferdy Sambo) tidak mengatakan bahwa uang di rekening saudara pun itu uangnya FS?" tanya hakim. 

"Siap, betul yang mulia, dulu pun di Brebes saya sempat buka rekening BNI yang mulia atas nama saya," jawab Ricky.

"Di brebes juga begitu?" sahut hakim.

"Sempat begitu, atas nama saya keperluan waktu itu anaknya masih suka main, dari situ untuk keperluan," ungkap Ricky.

“Kenapa gak pakai rekening atas nama FS malah pakai nama saudara?” sahut hakim

“Saya kurang tahu.” jawab Ricky. 

Selain membuka rekening, Ricky mengatakan namanya dipinjam untuk membeli motor Honda Beat di Brebes. Sebab, untuk membeli motor di sana, pembeli harus menggunakan KTP Brebes. Kemudian dia mengaku juga membuka dua rekening. 

"Setahu saya cuma motor Beat waktu itu, karena beliau di Brebes dan harus pakai KTP Brebes sama rekening itu, Yang Mulia," ucap Ricky.

Lebih lanjut, Hakim bertanya apakah ada rekening lain yang ia miliki. Ricky pun membenarkan pertanyaan itu. 

Ricky menyebut uang tersebut merupakan milik dari Ferdy Sambo untuk biaya operasional di Magelang. 

"Ada rekening BCA yang mulia," ucap Ricky.

"Dan itu uang milik FS?" cecar hakim.

"Siap yang mulia, untuk operasional Magelang," beber Ricky.

"Di BNI Saudara udah diberikan uang Rp 600 juta?" ucap hakim.

"Rp 400 juta, Yang Mulia, terus ditambah pemindahan itu jadi Rp 600 juta," jelas Ricky.

Kendati demikian, Ricky mengaku tidak mengingat jumlah uang yang terdapat di rekening BCA. Namun, ia memperkirakan jika jumlah uang tersebut mencapai lebih dari Rp100 Juta. 

"BCA ada berapa?" ucap hakim.

"Saya tidak hafal yang mulia," jawab Ricky.

"Lebih dari 100 juta?" tanya hakim.

"Sepertinya begitu," ujar Ricky. []