News

Sambil Terisak, Stafsus Presiden Minta Maaf Perihal Insiden Kekerasan Oknum TNI AU di Merauke

Stafsus Presiden, Angkie Yudistia meminta maaf atas insiden dua aparat TNI AU yang bertindak berlebihan dan kasar kepada seorang warga di Merauke, Papua.


Sambil Terisak, Stafsus Presiden Minta Maaf Perihal Insiden Kekerasan Oknum TNI AU di Merauke
Pendiri Thisable Enterprise, Angkie Yudistia (Instagram/angkie.yudistia)

AKURAT.CO Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia meminta maaf atas insiden dua aparat TNI Angkatan Udara (AU) yang bertindak berlebihan dan kasar dengan menginjak kepala seorang warga di Merauke, Papua.

Ia berharap, kejadian serupa tidak akan kembali terulang di kemudian hari.

"Sebagai bagian dari pemerintah dan juga sesama disabilitas, saya meminta maaf atas kejadian ini dan berharap ke depannya tidak terulang peristiwa serupa di kemudian hari," ujarnya melalui unggahan IGTV di akun Instagram @angkie.yudistia yang dikutip AKURAT.CO, Jakarta, Rabu (28/7/2021).

Dalam IGTV berdurasi 2 menit 33 detik itu, Angkie berharap para aparat keamanan ke depannya menggunakan cara-cara yang lebih bijak dan humanis, terutama kepada warga disabilitas.

Ia pun menyayangkan sikap berlebihan yang dilakukan oleh dua oknum TNI tersebut.

"Dalam hal ini, ada cara-cara yang lebih bijak dalam merespon aktivitas warga disabilitas. Kami menyayangkan sikap berlebihan yang dilakukan oleh oknum TNI di sana ketika berusaha melerai pertikaian antar warga," kata Angkie.

Sebagai seorang tunarungu dan tuli, Angkie juga memahami betul bagaimana sulitnya berkomunikasi. "Saya memahami perasaan teman-teman penyandang disabilitas yang lain di seluruh Indonesia," jelasnya sambil sedikit terisak.

Bagaimanapun, kata Angkie, dirinya mendukung segala upaya yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI AU.

"Saya meyakini prajurit TNI AU mampu menjalankan fungsi secara profesional dengan mengedepankan delapan wajib TNI yang ramah, santun, menjunjung tinggi (kehormatan), serta menjadi contoh yang baik kepada rakyat," pungkasnya.