Olahraga

Sama-sama di Zona Degradasi, Persela Tak Bertekad Taklukan Persiraja

Duel kali ini akan berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama ingin keluar dari zona bawah


Sama-sama di Zona Degradasi, Persela Tak Bertekad Taklukan Persiraja
Pelatih Persela Iwan Setiawan (Persela)

AKURAT.CO Laga pekan kelima BRI Liga 1 2021/2022 akan mempertemukan Persela Lamongan melawan Persiraja Banda Aceh. Pertandingan ini akan berlangsung sengit mengingat keduanya berada di zona degradasi klasemen sementara. 

Duel tersebut akan tersaji di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa (28/9/2021), tepatnya pada pukul 15.15 WIB.

Menjelang duel tersebut, kubu Persela akan mewaspadai kekuatan militansi Persiraja Banda Aceh. Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan mengatakan bahwa Persiraja bukan tim yang bisa dianggap remeh.

Oleh karena itu, dalam pertangingan kali ini, ia meminta Ahmad Bustomi dkk kembali bekerja keras dan menjaga fokus selama pertandingan.

Karena 3 poin sangat dibutuhkan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu untuk mengangkat posisi mereka di klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022. 

“Besok kita main lawan Persiraja barangkali kita semua sepakat, Persiraja adalah sebuah tim yang tidak bisa kita anggap remeh. Karena tim ini punya karakter yang cukup kuat dalam hal militansi permainan,” tutur Iwan Setiawan.

Kekompakan dan kerja keras tim sangat diperlukan, terlebih saat ini Persela berada di zona degradasi dengan raihan 3 poin, hasil dari satu kali menang dan tiga kali kalah.

“Jadi rasanya perlu kerja keras untuk bisa menggapai poin maksimal pada saat kita bertemu Persiraja besok. Ini bukan hal yang mudah, tapi kita siap,” imbuh pelatih berkacamata itu.

Iwan Setiawan menilai untuk bisa meredam permainan militansi Persiraja dibutuhkan kreatifitas permainan yang lebih dari para pemain Persela. Terutama dalam membongkar compact defense Persiraja yang menurutnya menjadi kekuatan dari tim berjuluk Laskar Rencong tersebut.

“Saya sampaikan tidak mudah karena Persiraja punya gaya permainan compact defense yang sangat solid,” ujar eks pelatih Persebaya Surabaya itu.

Iwan tak memungkiri jika Persiraja punya kelemahan di titik pertahanan, dimana celah tersebut harus dimaksimalkan anak asuhnya. Tentunya kreatifitas lini depan Persela dituntut untuk bekerja ekstra di pertandingan ini.

“Jadi untuk merobek lini pertahanan mereka, dibutuhkan satu kreatifitas. Jadi itu insya Allah yang saya tuntut dari pemain-pemain saya,” tandasnya.

Sumber: PSSI