News

Salut! Pria Ini Jadi Tunanetra Asal Asia Pertama yang Berhasil Mendaki Gunung Everest

Zhang Hong berhasil melawan keterbatasannya untuk sampai di puncak Gunung Everest


Salut! Pria Ini Jadi Tunanetra Asal Asia Pertama yang Berhasil Mendaki Gunung Everest
Foto tangkapan layar video seorang pria tunanetra asal China yang berhasil mendaki Gunung Everest (YouTube/Reuters)

AKURAT.CO, Seorang pria tunanetra asal China bernama Zhang Hong, berhasil mendaki Gunung Everest. Pendakian puncak tertinggi dunia tersebut membuat Zhang meraih sejumlah prestasi. Pertama, sebagai orang tunanetra dari Asia dan ketiga dunia yang mendaki gunung di sisi Nepal tersebut.

Diketahui, kegiatan itu dilakukan olehnya setelah terinspirasi dari seorang pendaki tunanetra dari Amerika Serikat yaitu Erik Weihenmayer. Di mana, Erik telah mencapai puncak Everest pada tahun 2001 silam.

Salut! Pria Ini Jadi Tunanetra Asal Asia Pertama yang Berhasil Mendaki Gunung Everest - Foto 1
YouTube/Reuters

Dari pengalaman Erik tersebut, Zhang kemudian mulai berlatih bersama teman pemandu gunungnya yakni Qiang Zi.

"Tidak peduli apakah kamu cacat atau normal, apakah kamu kehilangan penglihatan atau tidak memiliki kaki atau tangan, tidak masalah selama kamu memiliki pikiran yang kuat, kamu selalu dapat menyelesaikan sesuatu, meski orang lain katakan kamu tidak bisa," kata Zhang kepada Reuters.

Dalam perjalanan pendakiannya, Zhang mengaku sempat mengalami kesulitan. Hal ini dikarenakan keterbatasan yang ia memiliki. Zhang juga mengatakan, bahwa dirinya masih sangat takut untuk melangkah dan sering terjatuh.

"Saya masih sangat takut, karena saya tidak bisa melihat di mana saya berjalan, dan saya tidak dapat menemukan pusat gravitasi saya, jadi terkadang saya jatuh," kata Zhang.

Salut! Pria Ini Jadi Tunanetra Asal Asia Pertama yang Berhasil Mendaki Gunung Everest - Foto 2
YouTube/Reuters

Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi alasan Zhang untuk menyerah. Dengan penuh semangat, pria yang lahir di wilayah kota Chongqing, China Barat Daya itu pun berhasil mendaki Gunung Everest.

"Tapi saya terus berpikir karena walaupun sulit, saya harus menghadapi kesulitan itu, ini salah satu komponen pendakian, ada kesulitan dan bahaya dan inilah arti mendaki," ungkapnya.

Dilansir dari CNN, kebutaan yang dialami oleh Zhang rupanya terjadi saat dirinya berumur 21 tahun. Saat itu, Zhang mengalami penyakit glukoma sehingga dirinya harus kehilangan penglihatan.

Pada 24 Mei 2021 lalu, Zhang juga telah berhasil menyelesaikan pendaikan di Himalaya 8.849 meter di atas permukaan laut bersama tiga pemandunya. Rombongan tersebut pun kemudian kembali ke base camp pada Kamis, (27/5/2021).[]