News

Salut! Gereja di Yogyakarta ini Bagikan Oksigen Gratis Sebulan Penuh

Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Yogyakarta tergerak untuk menyediakan oksigen secara cuma-cuma selama satu bulan penuh.


Salut! Gereja di Yogyakarta ini Bagikan Oksigen Gratis Sebulan Penuh
Warga mengantre untuk bisa mendapatkan oksigen gratis, Senin (2/8/2021). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Oksigen medis masih jadi barang langka nan berharga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) seiring dengan tingginya kasus COVID-19 beberapa bulan belakangan ini.

Kondisi ini membuat Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Yogyakarta tergerak untuk menyediakan oksigen secara cuma-cuma selama satu bulan penuh.

"Tujuan daripada pengisian gratis ini adalah untuk masyarakat yang sungguh-sungguh membutuhkan oksigen tapi ada kesulitan dikarenakan suplai yang terbatas sekali," kata Pendeta GRII Yogyakarta Dawis Waiman saat halaman parkir Grand Pacific Hall, Mlati, Sleman, DIY, Senin (2/8/2021).

Halaman parkir Grand Pacific Hall sendiri menjadi lokasi oksigen konsentrator milik Tim Aksi Kasih GRII Yogyakarta beroperasi. 

Sejak pagi hari, sejumlah warga nampak berdatangan dengan menenteng tabung oksigen masing-masing.

"Oksigen ini gratis bagi masyarakat yang ada di wilayah DIY. Atau mungkin ada yang dari sektiar dari DIY yang membutuhkan kita bisa melayaninya," imbuh Dawis.

Oksigen konsentrator kepunyaan GRII Yogyakarta, kata Dawis dibeli menggunakan dana umat milik gereja.

Alat ini memiliki kapasitas produksi setara 30 tabung berukuran 1 meter kubik per hari. Dengan waktu pengisian 15-20 menit setiap tabungnya.

Sebenarnya, aksi sosial macam ini bukanlah yang pertama. GRII Pusat di Jakarta telah mendahuluinya sejak beberapa bulan silam.

Sedangkan untuk GRII Yogyakarta rencananya bakal melangsungkan giat ini sedari 2 Agustus - 2 September 2021.

"Karena kita punya harapan Covid menurun sehingga layanan ini nggak perlu diperpanjang," ucap Dawis.

Salut Gereja di Yogyakarta ini Bagikan Oksigen Gratis Sebulan Penuh - Foto 1
 AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga sebelum bisa memperoleh suntikan oksigen gratis dari GRII ini. Pertama, oksigen diperuntukkan bagi kepentingan perorangan, tidak untuk diperjualbelikan apalagi ditimbun.

Kedua, peserta hanya diperkenankan membawa tabung oksigen berukuran 1 meter kubik. Sebelumnya, warga juga wajib mendaftarkan melalui WhatsApp ke nomor 0811-251-070.

Ketiga, peserta wajib mengisi formulir yang dikirimkan via WhatsApp. Satu yang tak kalah penting, yakni peserta wajib membawa surat kesehatan bebas Covid-19, berupa hasil negatif antigen atau tes PCR.

"Masyarakat bisa mendaftarkan diri terlebih dahulu sebelum datang kemari supaya tidak terjadi kerumunan di sini," tandas Dawis.

Amadea Nanda Wijaya, warga Jogonalan, Kasihan, Bantul mengaku cukup terbantu dengan inisiatif dari gereja ini. Ia bersyukur bisa mendapatkan oksigen dari GRII Yogyakarta setelah selama 2 minggu ini kesulitan mencarinya.

"Oksigen ini buat saudara saya, dia nakes yang terpapar Covid," kata Amadea di lokasi.

Baca Juga: Pemakaian Oksigen RSUD Yogyakarta Meningkat, Pemasok Batasi Pasokan

Selama dua minggu itu pula tabung oksigen berkapasitas 1.500 liter miliknya tak pernah terisi penuh. Untungnya, saudara Amadea hanya bergejala ringan sehingga kebutuhan pemakaian oksigen per harinya tak terlalu banyak.

"Kemarin sudah habis semua, muter-muter se-Jogja. Sempat kapan itu dapet pasokan, tapi ya nggak penuh. Baru sekarang ini aja penuh," tutup dia.[]