News

Salurkan Bantuan, READSI Ajak Petani Konawe Tingkatkan Produksi

Bantuan berupa paket sarana produksi berupa pupuk, obat-obatan dan bibit hortikultura


Salurkan Bantuan, READSI Ajak Petani Konawe Tingkatkan Produksi
Ilustrasi petani (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Aksi nyata diperlihatkan program Rural Empowerment Agricultural and Development Scalling Up Initiative (READSI) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. READSI menyalurkan sejumlah bantuan, sekaligus mengajak petani meningkatkan produktivitas. 

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, READSI merupakan program dari International Fund for Food and Agriculture (IFAD) yang telah lama bekerja sama dengan Kementan. 

"Kita sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan IFAD yang telah mendukung manajemen program dalam melakukan penyesuaian implementasi kegiatan di lapangan, khususnya di masa pandemi Covid-19," katanya, dalam keterangan persnya, Minggu (25/7/2021).

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan READSI turut membantu peningkatan kualitas SDM pertanian.

"Selain itu, READSI juga mendukung program-program Kementan utamanya untuk meningkatkan produktivitas pertanian," terangnya.

Di Konawe, READSI mendistribusikan bantuan bagi Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Tani di Desa Nekudu, Kecamatan Asinua. Bantuan berupa paket sarana produksi berupa pupuk, obat-obatan dan bibit hortikultura diserahkan langsung oleh pihak penyedia, didampingi Fasilitator Desa Nekudu, Heriyanto.

“Hari ini kami mendampingi pihak penyedia mendistribusikan bantuan paket saprodi berupa pupuk, obat-obatan dan bibit sayuran pada poktan yang terdaftar dalam program READSI yaitu poktan Karya Tani," ujar Heriyanto, Minggu (18/7/2021).

Heriyanto menuturkan, petani sangat antusias menerima bantuan karena sebelumnya belum pernah menerima bantuan dalam bentuk paket.  

Ia menuturkan program READSI telah banyak memberikan manfaat bagi petani. Selain bantuan READSI juga melatih petani dengan menggelar sekolah lapang. 

“Program READSI membantu petani meningkatkan hasil produksi, karena petani sudah memahami cara bercocok tanam yang baik dan benar pasca pelaksanaan sekolah lapang,“ ujarnya.[TIM]