Rahmah

Salawat At-Thohir, Dibaca saat Pandemi Agar Dijauhkan dari Kesulitan dan Kesedihan

Salawat selain menghilangkan rasa sedih juga akan mendatangkan syafaat


Salawat At-Thohir, Dibaca saat Pandemi Agar Dijauhkan dari Kesulitan dan Kesedihan
Salawat (NU Online)

AKURAT.CO  Pandemi Covid-19 banyak membuat masyarakat tidak bisa bekerja seperti biasanya. Banyak sektor-sektor ekonomi yang terpaksa harus ditutup demi memutus mata rantai penularan virus Corona ini.

Sebagai orang yang beriman, kita harus tetap menjadikan Allah sebagai tujuan utama dalam beribadah dan bekerja. Sehingga, apa yang kita lakukan, dalam kondisi apapun, akan selalu mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Dikutip dari Bincangsyariah.com, di dalam kitab Mufarrij Al-Kurub wa Mufarrih Al-Qulub, Syaikh Yusuf bin Ibrahim Al-Nabhani berkata sebagai berikut;

هذه الصلاة هي العشرون بعد المائة من صلوات سعادة الدارين وذكرت في فضلها هناك ان السيخ شهاب الدين احمد بن عبد اللطيف الشرجي الزبيدي صاحب مختصر البخاري ذكر في كتاب الصلات والعوائد نقلا عن بعض الصالحين انه قال: من وقع في كربة فقال : اللهم صل على سيدنا محمد النبي الامي الى اخرها ويكررذلك فرج الله عنه

Artinya: "Shalawat ini (Al-Thohir) merupakan shalawat 27 di dalam kumpulan shalawat kitab Sa’adatud darain. Aku menyebutkan mengenai keutamaan shalawat ini di sana bahwa Syaikh Shihabuddin Ahmad bin Abdul Latif Al-Syarji Al-Zabidi, pengarang kitab Mukhtashar Al-Bukhari, dalam bab Al-Shilat dan Al-‘Awaid, dengan mengutip perkataan sebagian orang shaleh, mengatakan bahwa barangsiapa yang sedang tertimpa kesulitan, kemudian dia membaca; Allohumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadinin nabiyyil ummiyyi’ sampai selesai dan dia membacanya secara berulang-ulang, maka Allah akan menghilngkan kesulitannya."

Adapun lafadz shalawat Al-Thohir yang dimaksud adalah sebagai berikut;

اَللَّٰهُمّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ النَّبِيِّ الْاُمِّيِّ الطَّاهِرِ الزَّكِيِّ صَلَاةً تَحُلُّ بِهَا الْعُقَدَ وَتَفُكُّ بِهَا الْكُرَبَ

Allohumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadinin nabiyyil ummiyyit thoohiriz zakiyyi, sholaatan tahullu bihal ‘uqod, wa tafuuku bihal kurob.

Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, nabi yang ummi, bersih nan suci, dengan rahmat itu, Engkau lepaskan segala ikatan kesulitan, dan Engkau hilangkan segala bentuk kesedihan."

Salawat di atas dapat dibaca selama masih pandemi, agar kita dihindarkan dari kesulitan dan kesedihan. Selain dapat menghilangkan rasa sedih dan menghilangkan kondisi sulit, salawat juga dapat menjadikan seseorang mendapatkan syafaat kelak di hari kiamat. Wallahu A'lam.[]

Sumber: Bincangsyariah