Olahraga

Sakkari Tumbangkan Juara Bertahan, Prancis Nantikan Lahirnya Juara Baru

Maria Sakkari mengalahkan juara bertahan Iga Swiatek di perempat final Prancis Terbuka 2021 dengan skor 6-4 dan 6-4.


Sakkari Tumbangkan Juara Bertahan, Prancis Nantikan Lahirnya Juara Baru
Petenis asal Yunani, Maria Sakkari, ketika beraksi menghadapi juara bertahan Iga Swiatek di perempat final Prancis Terbuka 2021 di Paris, Prancis, Rabu (9/6). (WTA)

AKURAT.CO, Keberhasilan petenis ranking 18 dunia asal Yunani, Maria Sakkari, menghentikan langkah juara bertahan dari Polandia, Iga Swiatek, di perempat final memastikan bahwa Prancis Terbuka 2021 akan melahirkan juara baru.

Menghadapi Swiatek di Lapangan Philippe-Chatrier di Stadion Roland Garros, Paris, Prancis, Rabu (9/10), Sakkari tampil mantap dengan menang 6-4 dan 6-4. Bukan saja menghentikan ambisi Swiatek untuk mempertahankan gelar, Sakkari juga menjadi petenis dengan ranking dua terbaik di semifinal Prancis Terbuka tahun ini.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa, ini adalah impian yang jadi kenyataan,” ucap Sakkari yang meraih semifinal grand slam pertamanya selepas mengalahkan Swiatek sebagaimana dipetik dari BBC. “Ini adalah perasaan yang sangat menyenangkan.”

Swiatek sendiri membantah bahwa kekalahannya atas Sakkari dipengaruhi oleh cedera yang melandanya. Namun, atlet yang menjuarai Prancis Terbuka 2020 di usia 19 tahun itu mengeluhkan persiapannya yang tak maksimal karena kurang tidur sebelum laga.

“Saya tidak memainkan tenis terbaik saya, sudah pasti,” kata Swiatek.

Di semifinal, Sakkari akan menghadapi petenis ranking 33 dunia, Barbora Krejcikova. Atlet asal Republik Ceko ini merebut semifinal grand slam pertamanya dengan menyingkirkan petenis asal Amerika Serikat berusia 17 tahun yang mencuri perhatian sejak Wimbledon 2019, Coco Gauff, dengan skor 7(8)-6(6) dan 6-3 di perempat final.

“Saya tidak pernah membayangkan saya bakal berdiri di sini (semifinal Prancis Terbuka) suatu hari,” kata Krejcikova. “Jelas ini sesuatu yang tidak pernah saya impikan. Saya benar-benar memainkan satu pertandingan yang besar dan Coco luar biasa–dia baru 17 (tahun), luar biasa.”

Semifinal lainnya juga akan memperjumpakan nama yang tak terlalu familiar. Petenis ranking 32 dunia asal Rusia, Anastasia Pavlyuchenkova, akan menghadapi lawan asal Slovenia ranking 85 dunia, Tamara Zidansek.

Pavlyuchenkova mendapatkan semifinal grand slam pertamanya selepas mengalahkan lawan asal asal Kazakhstan, Elena Rybakina, lewat pertarungan tiga set dengan skor 6(2)-7(7), 6-2, dan 9-7. Sedangkan Zidansek lepas dari perempat final usai mengalahkan lawan asal Spanyol, Paula Badosa, dengan skor 7-5, 4-6, dan 8-6.

Adapun pertarungan semifinal akan kembali dihelat di Lapangan Philippe-Chatrier, mala mini. Pavyluchenkova versus Zidansek akan tampil lebih dulu sebelum Krejcikova versus Sakkari.[]