News

Sakit Hati, Pria di Yogyakarta Nyaris Bacok Teman Wanitanya di Hotel

Perselisihan di dalam hotel antara MI dengan US tak terelakkan


Sakit Hati, Pria di Yogyakarta Nyaris Bacok Teman Wanitanya di Hotel
Ilustrasi kasus penganiayaan pada anak (Canopy Children's Solutions)

AKURAT.CO, Seorang buruh lepas berinisial MI (47), warga Purbayan, Kotagede, Yogyakarta diamankan jajaran Polsek Umbulharjo usai diduga nekat berniat menghabisi nyawa rekannya menggunakan sebilah pedang, Selasa (24/8/2021) lalu.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro menjelaskan, peristiwa ini berawal ketika MI melihat teman wanitanya berinsial US (33), warga Padomasan, Terban, Batang, Jawa Tengah, sedang jalan bersama teman prianya, FS (27) di XT Square, Selasa (24/8/2021) malam.

US dan FS setelahnya kembali ke salah satu hotel di Jalan Imogiri Timur, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Tak lama berselang, MI mendatangi keduanya.

"Sewaktu korban (US) dan saksi (FS) sedang berbincang-bincang di dalam kamar, tiba-tiba pelaku datang dengan membawa senjata tajam jenis pedang," kata Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro dalam keterangannya, Senin (6/9/2021).

"Pelaku kemudian marah-marah dan mengayunkan (pedang) ke arah korban. Korban sempat menghindar sehingga pedang tersebut mengenai meja di kamar tersebut," sambung Kapolsek.

Perselisihan di dalam hotel antara MI dengan US tak terelakkan. FS pada saat itu berupaya melindungi US yang saat itu ketakutan menghadapi amarah pelaku.

MI kembali mengayunkan pedangnya. Namun, kali ini senjata pelaku berhasil direbut oleh FS.

"Kemudian pelaku mengajak saksi keluar kamar untuk berkelahi, kemudian korban juga ikut keluar hotel dan di depan hotel pelaku memukul korban mengenai kepala," sebut Achmad.

Sekitar tiga jam setelah kejadian itu, US bersama FS melaporkan MI ke Polsek Umbulharjo. Polisi langsung bergerak memintai keterangan para saksi, serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Bermodal keterangan para saksi dan mengamankan barang bukti, MI berhasil diringkus oleh anggota unit reskrim Polsek Umbulharjo pada Kamis (26/8/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

"Pelaku kami amankan saat dia berada di Terminal Giwangan. Setelah didalami modusnya ya karena sakit hati," ujar Achmad.

Atas perbuatannya itu, MI yang kini berstatus tersangka dijerat Pasal 351 tentang tindak pidana penganiayaan, dan UU darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Nuri Aryanto menambahkan, hubungan antara MI dengan US hanya sebatas teman. Keduanya saling kenal karena sering bertemu di Terminal Giwangan.

Sementara penganiayaan yang dilakukan MI terhadap US dipicu lantaran ada suatu perkataan korban yang menyakiti perasaan pelaku.

"Hubungannya hanya teman. Ya biasa mereka orang lapangan yang bisa bersikap atau bertutur menyinggung. Jadi korban berkata-kata ke pelaku tidak baik, dan pelaku tersinggung," pungkas Nuri. []