Ekonomi

Saingi Produk Impor, Menkes Klaim Pemerintah Geber Kinerja Produsen Alat Kesehatan

Menkes mengklaim pemerintah akan terus berupaya mendorong produsen alat kesehatan dalam negeri agar mampu bersaing dengan produk impor


Saingi Produk Impor, Menkes Klaim Pemerintah Geber Kinerja Produsen Alat Kesehatan
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan Sekretariat Presiden, Rabu (23/12/2020). (Youtube Sekretariat Presiden)

AKURAT.CO, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengklaim pemerintah akan terus berupaya mendorong produsen alat kesehatan dalam negeri agar mampu bersaing dengan produk impor, mengingat produk-produk ini mampu bersaing secara kualitas.

"Kita semua tentu berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir, kita akan optimalkan semua upaya termasuk pemenuhan kebutuhan alat kesehatan agar ikhtiar kita melalui pelacakan kasus, pemeriksaan, dan penapisan berikut treatment berjalan maksimal pula," kata Menkes saat meninjau pabrik di Cikarang, Kamis (10/6/2021). 

Dirinya pun girang proses produksi alat kesehatan kreasi dalam negeri PT PHC Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri MM2100 Cikarang, Jawa Barat dengan berbasis teknologi Jepang.

"Tidak heran sebagian besar produknya berhasil dipasarkan ke berbagai negara. Ini patut mendapat apresiasi," ucapnya. 

Budi mengatakan pabrik ini mampu memproduksi berbagai alat kesehatan termasuk yang terkait dengan penanganan pandemi Covid-19 seperti ventilator bersertifikat internasional, Vent-I Essential 3.5.

Kemudian lemari pendingin untuk penyimpanan vaksin berupa serangkaian peralatan pembeku biomedis dan pendingin farmasi yang dapat menyimpan vaksin dalam suhu -20 hingga -30 derajat Celcius.

"Ini yang saat ini sangat dibutuhkan, termasuk alat ukur gula darah karena kita butuh lebih banyak screning dan testing. Kemarin di Kudus dan Bangkalan lagi meledak, itu masing-masing kita kirim 30 unit produksi dalam negeri, itu pun sudah habis, barangnya sudah tidak ada," imbuhnya. 

Sementara Direktur PHC Indonesia Dewanto Hari Sulaksono mengatakan ventilator Vent-I Esential 3.5 merupakan kreasi hasil kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung. Alat ini diklaim efektif dan banyak dibutuhkan dalam menangani pasien COVID-19 fase kedua yaitu pasien yang masih bisa bernafas secara mandiri namun saturasi oksigennya di bawah 50%.

"Ventilator ini mampu meningkatkan oksigen pasien ke level yang cukup, yaitu di atas 50% secara terus-menerus dengan tekanan terukur (5-15cmH2O)," tuturnya.

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co