Ekonomi

Saham-saham Ini Bantu Investor Jaring Keuntungan, Meski IHSG Tenggelam

IHSG ditutup melemah 0.36% di level 5927.43 pada 13 April 2021


Saham-saham Ini Bantu Investor Jaring Keuntungan, Meski IHSG Tenggelam
Pekerja melihat layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/10/2018). Saham perusahaan penerbangan raksasa Boeing turun sekitar 6,6 persen yang terburuk sejak Februari 2016. Setelah salah satu pesawat pabrikannya yang dibawa maskapai Lion Air terjatuh di kawasan Karawang, Jawa Barat pada (29/10). Seri Boeing 737 MAX 8 yang dibawa Lion Air telah menjadi produk andalan bagi Boeing untuk penerbangan komersial perusahaan dalam beberapa waktu terakhir. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0.36% di level 5927.43 pada 13 April 2021. Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance maksimum berada pada 5854.38 hingga 6027.60.

" Sementara berdasarkan indikator, MACD dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif, " tutur Analis Bina Artha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Meskipun demikian, Stochastic mulai menunjukkan kondisi jenuh jual atau oversold. Di sisi lain, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga kedepannya berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AUTO, Daily (1155) (RoE: 0.02%; PER: 2425.53x; EPS: 0.47; PBV: 0.49x; Beta: 1.19):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1105 – 1155 area, dengan target harga secara bertahap di level 1180, 1240, 1375 dan 1510. Support: 1105 & 1075.

*BBTN, Daily (1605) (RoE: 8.02%; PER: 10.48x; EPS: 152.61; PBV: 0.84x; Beta: 2.41):* Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 1580 – 1605, dengan target harga secara bertahap di level 1695, 1750, 2000, 2250 dan 2500. Support: 1505.

*DSNG, Daily (590) (RoE: 7.65%; PER: 13.01x; EPS: 44.97; PBV: 1.00x; Beta: 0.5):* Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 580 - 590, dengan target harga secara bertahap di level 620 dan 720.
Support: 565 & 515.

*LPKR, Daily (197) (RoE: -10.18%; PER: -4.45x; EPS: -44.01; PBV: 0.45x; Beta: 1.98):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada level 192 – 197, dengan target harga secara bertahap di 212, 224, 234 dan 274. Support: 177.

*LSIP, Daily (1330) (RoE: 7.50%; PER: 12.36x; EPS: 102.35; PBV: 0.93x; Beta: 1.07):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada level 1255 – 1330, dengan target harga secara bertahap di 1280, 1320, 1350, 1480, 1610 dan 1740. Support: 1220.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu