Ekonomi

Saham BBCA Makin Terjangkau, Investor Pemula Diingatkan Begini Agar Untung!

Saham PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) secara resmi diperdagangkan dengan harga baru pada hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/10/2021)


Saham BBCA Makin Terjangkau,  Investor Pemula Diingatkan Begini Agar Untung!
pergerakan saham BBCA setelah stock split makin hijau (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Saham PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) secara resmi diperdagangkan dengan harga baru di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (13/10/2021) kemarin. Seiring dengan aksi korporasi stock split yang sebelumnya telah disetujui dengan rasio 1 : 5 (1 saham dipecah menjadi 5 saham baru).

Adapun untuk perdagangan hari ini Kamis (14/10/2021), saham BBCA bergerak melonjak 225 poin atau 2,99 persen ke level Rp7.750 per saham.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengungkapkan para investor ritel akan mampu membeli saham BBCA dengan harga yang menarik. Tentunya pergerakan harga saham BBCA bisa semakin likuid.

" Secara valuasi akan terdiskon tentunya. Lalu juga berpotensi meningkatkan market cap," terangnya kepada Akurat.co di Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Menurutnya pergerakan saham BBCA yang kian moncer lebih kepada euforia stock split yang berefek kepada lonjakan harga BBCA secara signifikan pada perdagangan. Mengingat penutupan harga saham BBCA tidak menguat sesignifikan dibandingkan saat perdagangan awal bursa.

" Sehingga sebagian investor berhasil merealisasikan keuntungannya," jelasnya.

Lebih lanjut Nafan menyarankan kepada para investor, termasuk para investor muda pemula agar kedepannya mencermati hasil kinerja fundamental perseroan serta aksi korporasi menarik lainnya dari perseroan tersebut. Di tengah harga BBCA yang menjadi lebih terjangkau untuk para investor ritel.

" Tentunya para pelaku investor menanti hasil kinerja fundamental perseroan serta aksi korporasi perseroan yang  menarik perhatian para pelaku pasar," tambahnya.

Sekadar informasi, nilai nominal per saham BBCA sebelum stock split adalah Rp62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split menjadi sebesar Rp12,5. 

Adapun harga saham BBCA pada saat  dikeluarkan berkisar Rp7.320 per saham, atau setara dengan Rp36.600 per saham sebelum stock split.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. Jahja Setiaatmadja mengungkapkan keputusan Perseroan untuk melakukan pemecahan harga saham tersebut didasarkan pada perkembangan pasar modal saat ini, terutama dengan tingginya minat investor ritel termasuk para investor muda untuk berinvestasi di pasar modal. 

" Perseroan berharap aksi korporasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan pasar modal dalam negeri," ujar Jahja Setiaatmadja melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Jahja mengatakan dengan harga baru yang mulai diperdagangkan hari ini, perseroan berharap harga saham BCA menjadi relatif terjangkau dan mendapat sambutan positif dari investor, terutama investor pemula yang saat ini aktif berinvestasi di pasar modal.

" Perseroan berkomitmen untuk selalu menjaga soliditas fundamental BCA melalui pertumbuhan kinerja yang berkesinambungan, sehingga memberikan nilai tambah kepada segenap pemegang saham," tandasnya.[]