News

Sah Gantikan Muhyiddin Yassin, Ismail Sabri Yaakob Dilantik Jadi PM Malaysia 

Ismail Sabri Yaakob sah menjadi PM Malaysia ke-9, menggantikan Muhyiddin Yassin yang mundur setelah kehilangan dukungan mayoritas Majelis Rendah.  


Sah Gantikan Muhyiddin Yassin, Ismail Sabri Yaakob Dilantik Jadi PM Malaysia 
Ismail Sabri Yaakob (kiri) menerima dokumen dari Raja Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah sebelum mengambil sumpah sebagai PM Malaysia di Istana Nasional, Kuala Lumpur, Sabtu (21/8) (Khirul NIZAM ZANIL / Departemen Penerangan Malaysia / AFP)

AKURAT.CO Ismail Sabri Yaakob pada Sabtu (21/8) resmi diambil sumpahnya untuk menjadi menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia yang baru. Dengan pelantikannya itu, Ismail sah menjadi PM Malaysia ke-9, menggantikan Muhyiddin Yassin yang mundur setelah kehilangan dukungan mayoritas Majelis Rendah.  

Mengutip CNA, politisi berusia 61 tahun dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) itu mengambil sumpah jabatan di hadapan Raja Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.

Upacara diadakan di istana nasional sehari setelah Ismail ditunjuk raja Malaysia. Proses pelantikan ini juga terjadi menyusul pertemuan khusus Konferensi Penguasa Malaysia.

Dalam pidatonya, Raja Malaysia menyebut bahwa pemerintahan yang baru harus segera melanjutkan upaya untuk memerangi Covid-19.

Ismail sebelumnya menjabat sebagai wakil perdana menteri dan menteri pertahanan di pemerintahan Perikatan Nasional (PN) yang dipimpin oleh Muhyiddin.

Muhyiddin sendiri lengser usai sejumlah anggota parlemen UMNO, yang dipimpin oleh presiden partai Ahmad Zahid Hamidi, menarik dukungan mereka untuk pemerintahan PN. Sementara diketahui, PN baru terbentuk pada Maret 2020 setelah perebutan kekuasaan yang menyebabkan pemerintahan Pakatan Harapan (PH) runtuh.

Pada Selasa (17/8), 220 anggota parlemen Malaysia diminta untuk menyerahkan pernyataan resmi yang menyatakan calon PM pilihan mereka ke istana. Sebanyak 114 anggota parlemen memilih Ismail, memberinya mayoritas suara, dan membuatnya menjadi PM baru ketiga Malaysia dalam waktu kurang dari empat tahun.

Baca Juga: Ismail Sabri Yaakob Kantongi 114 Dukungan Parlemen untuk Jadi PM Baru Malaysia

Ismail didukung oleh 50 anggota parlemen dari PN dan 41 anggota parlemen dari Barisan Nasional. Selain itu, 18 anggota parlemen dari Gabungan Parti Sarawak, satu dari Parti Bersatu Sabah, dan empat anggota parlemen independen juga mendukung Ismail.

Politisi UMNO lain yang dikatakan akan dicalonkan oleh partai sebagai calon PM adalah anggota parlemen veteran Tengku Razaleigh Hamzah. Dia abstain dalam pengambilan suara untuk mendukung Ismail.

Sementara itu, kandidat oposisi, Anwar Ibrahim, hanya mendulang 105 suara anggota parlemen. Namun meski kalah, Ibrahim telah meminta para pendukungnya untuk menerima penunjukan Ismail.

Kemudian pada Rabu (18/8), raja bertemu dengan para pemimpin dari partai-partai politik besar di Malaysia. Dalam pesannya, raja pun mengimbau agar semua pihak bisa bekerja sama sebagai satu tim. Selain itu, raja menyarankan agar PM terpilih bisa sesegera mungkin mencari mosi percaya di parlemen. Raja juga menambahkan bahwa pemilihan umum bukanlah pilihan terbaik saat ini.

Sementara itu, Ismail telah menyampaikan terima kasihnya kepada raja karena menyetujui pengangkatannya.

PM Malaysia yang baru itu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh anggota parlemen dan ketua partai politik.

"Untuk masyarakat, saya akan membuat pernyataan besok," kata Ismail saat meninggalkan istana.[]