News

Sadikin Aksa Jadi Tersangka Satu-satunya Kasus Bank Bukopin

Sadikin Aksa jadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana sektor jasa keuangan di Bank Bukopin.


Sadikin Aksa Jadi Tersangka Satu-satunya Kasus Bank Bukopin
Mantan Direktur Utama PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa (Instagram/sadikinaksa)

AKURAT.CO, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri hanya menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana sektor jasa keuangan di Bank Bukopin. Adalah eks Direktur Utama (Dirut) PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa (SA).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penyidik Bareskrim sudah memeriksa keponakan Jusuf Kalla (JK) itu terkait perannya saat menjabat Dirut PT Bosowa. 

"Satu orang tersangka atas nama SA terkait dengan peran dan perbuatannya saat menjabat sebagai Direktur Utama PT Bosowa dengan barang bukti sebanyak 200 surat atau dokumen," kata Ramadhan di gedung Humas Polri, Jakarta, Jumat (16/4/2021). 

Kendati demikian, kata dia, tim penyidik sudah memeriksa 26 saksi dan tiga ahli untuk memperkuat konstruksi hukum dan proses pemberkasan.   

"Perkembangan kasus PT Bosowa, sampai saat ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 26 orang saksi dan tiga saksi ahli, yang meliputi ahli pidana, ahli tata negara dan ahli korporasi," ujarnya. 

Selain itu, kata dia, penyidik akan melakukan koordinasi dengan jaksa peneliti dalam rangka pelimpahan berkas perkara tahap 1. 

"Langkah yang dilakukan penyidik akan melakukan koordinasi dengan Jaksa penuntut umum dalam melakukan pemberkasan," tuturnya. 

Sebelumnya diketahui, penyidik Bareskrim telah memeriksa kakak kandung tersangka Sadikin Aksa, yaitu Erwin Aksa. Pasalnya dalam struktur PT Bosowa Corporindo, Erwin Aksa merupakan Komisaris Utama (Komut). 

Sebagai informasi, Sadikin Aksa ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara. Bareskrim mengatakan pihaknya telah mengantongi bukti tindak pidana tersebut.

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu