News

Rustam: Saya Heran, Ada yang Menertawakan Risma Sujud Depan Dokter


Rustam: Saya Heran, Ada yang Menertawakan Risma Sujud Depan Dokter
Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penelitian Pendidikan Penerapan Ekonomi dan Sosial Rustam Ibrahim (TWITTER/@rustamibrahim)

AKURAT.CO, Pemerhati politik Rustam Ibrahim heran dengan pihak yang menertawakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini karena sujud dan menangis kepada dokter.

Rustam tidak menyebut siapa pihak dimaksudnya. Namun, dia menegaskan bahwa apa yang dilakukan Risma merupakan bentuk apresiasi kepada para dokter. Sebab para tenaga medis berada di garis depan melawan virus corona.

"Saya heran, ada yang mengetawakan Wali Kota Risma yang sampai bersujud di depan para dokter. Menurut saya itu sikap seorang pemimpin yang mengapresiasi kerja para dokter tapi juga demi menyelamatkan nyawa warganya," tulis Rustam menggunakan akun Twitter @RustamIbrahim, Selasa (30/6/2020).

Semantara pegiat media sosial Denny Siregar menilai aksi Risma bukan sebuah pencitraan. Kata dia, Risma ingin membuat warganya sadar terkait bahaya virus corona sehingga harus tetap waspada dan mentaati protokol kesehatan.

"Nangisnya Risma sampe sujud itu, sebenarnya bukan buat pencitraan. Tapi supaya ditonton warga Surabaya, menggugah mereka supaya patuh aturan. Oi, arek Suroboyo, iku lho RS penuh! Jangan cangkruk terus di warkop, potensi tertular besar. Kalau kalian sakit, siapa yang susah?," kicau Denny menggunakan akun Twitter @Dennysiregar7, Selasa (30/6/2020).

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan sujud dua kali saat audiensi dengan para Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jawa Timur terkait penanganan COVID-19 di Balai Kota Surabaya, Senin.

Kejadian ini berawal dari adanya keluhan salah satu dokter di RSUD dr. Soetomo yang mengeluhkan banyak rumah sakit penuh dan banyak warga Surabaya yang tidak mentaati protokol kesehatan.

Mendapati hal itu, Risma pun mendekati dokter tersebut dan bersujud di dekat kakinya. Sambil tersedu Risma menyatakan bahwa pihak Pemerintah Kota Surabaya tidak memiliki akses untuk berkomunikasi dengan RSUD dr. Soetomo yang berada di bawah kewenangan Pemprov Jawa Timur.

"Kami tidak bisa bantu ke sana Pak, padahal rumah sakit lain kami bisa," katanya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu