News

Rustam: Polisi Jangan Lemah Saat Dimaki Warga yang Langgar Prokes, Nanti Kebiasaan!

"Tidak cukup permintaan maaf, bawa ke pengadilan," ujar Rustam.


Rustam: Polisi Jangan Lemah Saat Dimaki Warga yang Langgar Prokes, Nanti Kebiasaan!
Rustam Ibrahim (TWITTER @RustamIbrahim)

AKURAT.CO, Larangan mudik di Hari Raya Idul Fitri sudah ditetapkan, bahkan polisi juga melakukan penyekatan di berbagai wilayah. Namun, masih ada saja warga yang tidak terima dengan kebijakan tersebut. 

Bahkan, sejumlah video beredar di mana ada seorang warga yang mencaci maki petugas karena tak terima disuruh putar balik.

Hal ini membuat, pemerhati politik Rustam Ibrahim turut angkat bicara menanggapi hal tersebut. 

"Jika polisi sebagai penegak hukum sering membiarkan diri dimaki-maki warga, itu namanya bukan lagi demi melindungi, mengayomi dan melayani. Tapi kelembekan dan kelemahan," tulis dia sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter @RustamIbrahim pada Selasa (18/5/2021).

Rustam menilai, polisi terlalu lemah jika membiarkan diri mereka dicaci maki saat menjalankan tugas. Menurutnya, kejadian ini akan menjadi sebuah kebiasaan jika tidak ada hukum yang bertindak.

"Bisa jadi kebiasaan. Tidak cukup permintaan maaf, bawa ke pengadilan. Kebebasan harus seimbang "rule of law." @DivHumas_Polri," kata dia.

Sebagaimana diketahui, Seorang pria dan wanita yang mengendarai mobil Honda Mobilio di pos penyekatan perbatasan Sukabumi akhirnya meminta maaf.

Keduanya mengakui kesalahan mereka usai videonya viral memaki-maki petugas di pos penyekatan Benda, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Belakangan keduanya bernama Raminto dan Hesti yang merupakan warga Bekasi Selatan, Jawa Barat 

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co