News

Rustam Ngaku Tidak Percaya Istilah PSBB atau PPKM

Rustam tidak percaya PSBB atau PPKM karena kasus COVID-19 terus meningkat setiap harinya.


Rustam Ngaku Tidak Percaya Istilah PSBB atau PPKM
Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penelitian Pendidikan Penerapan Ekonomi dan Sosial Rustam Ibrahim (TWITTER/@rustamibrahim)

AKURAT.CO, Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim mengaku tidak percaya dengan istilah PSBB ataupun PPKM yang kini tengah diterapkan untuk meredam lonjakan kasus COVID-19.

"Mohon maaf, saya mungkin termasuk orang tidak percaya lagi istilah-istilah PSBB, PPKM/mikro dan lain-lain semacam itu. Kenapa? sampai sekarang kasus penularan terus meningkat," kata Rustam di akun Twitter @RustamIbrahim yang dikutip AKURAT.CO pada Sabtu (6/2/2021).

Kata dia, sulit sekali social distancing terutama di kota-kota besar di Jawa dipatuhi. Menurutnya penduduk Jawa sudah kerumunan di setiap harinya.

"Tapi jangan salah, saya tetap optimis dan apresiasi kerja keras pemerintah. Lihatlah jumlah yang sembuh terus meningkat, sekarang lebih dari 82% sembuh dan yang meninggal terus menurun sampai sekitar 2,7% @KemenkesRI @jokowi," katanya.

Namun, menurut dia sebagai orang awam, strategi harus diubah ke arah upaya vaksinasi secara masif.

"Kita sudah punya 28 juta vaksin/bakal vaksin di tangan. Kenapa tidak cepat-cepat disuntikkan? @KemenkesRI @jokowi," ujarnya.

"Pertengahan 2021 diprediksikan vaksinasi negara2 AS, Inggris, Uni Eropa tampaknya akan selesai. Ini berarti lebih banyak vaksin tersedia utk negara-negara lain, juga kemungkinan temuan vaksin-vaksin baru. Ini berarti supply vaksin ke Indonesia juga akan lebih cepat," kata dia.

Sebelumnya, Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi menyebut bahwa COVID-19 akan tetap tersebar dan sia-sia jika tidak dibarengi dengan ketegasan dari setiap daerah.