News

Rustam Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya Istilah Islamophobia

Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim menanggapi pernyataan sejumlah pihak yang menyebut pemerintah islamophobia.


Rustam Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya Istilah Islamophobia
Rustam Ibrahim (Twitter @RustamIbrahim )

AKURAT.CO, Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim menanggapi pernyataan sejumlah pihak yang menyebut pemerintah islamophobia karena menangkap para ulama. Hal itu tertulis dalam akun Twitter milik Rustam @RustamIbrahim, Kamis (18/11/2021).

Rustam meminta agar masyarakat tidak mudah percaya istilah islamophobia. Karena menurutnya, tidak ada hubungannya dengan realitas sosial.

"Jangan mudah percaya istilah islamophobia di sini. Tidak ada hubungannya dengan realitas sosial," ujar Rustam.

Rustam mengatakan, islamophobia itu adalah jargon politik, agenda politik untuk memojokkan lawan-lawan politik.

"PKI juga pernah menggunakan istilah communisto phobia," tandasnya.

Sebelumnya, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut bahwa penangkapan terduga teroris di Bekasi bisa menimbulkan keprihatinan.

Ia bahkan mengatakan jangan sampai penangkapan para ulama memperkuat dugaan masyarakat tentang rezim islamophobia.

"Saya masih cari info dari kawan-kawan di kepolisian, komisi 3 DPR, dll. Namun sampai sore ini belum ada penjelasan akurat tentang alasan penangkapan-penangkapan ulama. Sungguh menimbulkan keprihatinan banyam pihak, jangan sampai memperkuat dugaan masyarakat tentang rezim islamophobia. #saveUlama," cuit Mardani di akun Twitternya, kemarin.[]