Ekonomi

Rustam: Jangan Mudah Percaya Organisasi Sosial Kemanusiaan

Jangan mudah percaya organisasi sosial kemanusiaan yg mengumpulkan dana atas nama agama. Akuntabilitasnya sering tidak jelas.


Rustam: Jangan Mudah Percaya Organisasi Sosial Kemanusiaan
Pengamat Sosial, Ekonomi dan Politik Rustam Ibrahim (TWITTER @RustamIbrahim)

AKURAT.CO, Sejak kemarin ramai-ramai mempermasalahkan transparansi ACT (Aksi Cepat Tanggapan) mengenai penyaluran dana donasi. Salah satu pendiri ACT, Ahyudin yang turut berkecimpung di lembaga tersebut juga terseret.

Lembaga ACT sendiri bergerak di bidang sosial kemanusiaan yang didukung dari donatur publik, seluruh dana dikelola oleh yayasan ini merupakan dana masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi. 

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Sosial, Ekonomi dan Politik Rustam Ibrahim menyinggung mengenai organisasi yang akuntabilitasnya tidak jelas. Bahkan ia menyindir uang tidak mengenal agama dan agama sendiri dapat dipakai untuk mencari uang.

baca juga:

Rustam juga mengatakan, bila orang-orang ingin melakukan sumbangan, diharapkan kepada lembaga yang terpercaya yang organisasinya jelas kemana track recordnya.

"Jangan mudah percaya organisasi sosial kemanusiaan yg mengumpulkan dana atas nama agama. Akuntabilitasnya sering tidak jelas. Uang memang tidak mengenal agama dan agama dapat disalahgunakan utk mencari uang. Kalau mau menyumbang berikan kpd organisasi yg jelas track recordnya," cuit Rustam dalam akun twitternya.

Sebelumnya, diketahui bahwa lembaga ACT ramai dibicarakan karena diduga melakukan penyelewengan mengenai penyaluran dana donasi. Salah satu pendiri ACT, Ahyudin yang turut berkecimpung di lembaga tersebut juga terseret.

Ahyudin, melalui laman Facebook-nya, menyebut telah mengundurkan diri dari lembaga sedekah itu karena sebab yang ia sesalkan dan memprihatinkan.

"Perjalanan saya sepanjang 17 tahun sejak awal 2005 hingga 11 Januari 2022, dengan segala jerih payah yang saya lakukakan menggagas, mendirikan, dan memimpin lembaga kemanusiaan terdepan di Indonesia yaitu @actforhumanity Aksi Cepat Tanggap, dengan terpaksa harus saya tinggalkan," tutur Ahyudin pada 15 April 2022 silam.

Berdasarkan laman resmi dari ACT, ACT mendapatkan dana tersebut juga berasal dari perusahaan yang melakukan partisipasi kemitraan CSR (Corporate Social Responsibility). Penyaluran tersebut berorientasi pada amal (charity) dan dengan memberdayakan sumberdaya lokal (local sources).