News

Rusia Setujui Koridor Kemanusiaan, 264 Tentara Ukraina Dievakuasi dari Azovstal Mariupol

Sebanyak 53 prajurit dilarikan ke rumah sakit Novoazovsk, sedangkan 211 lainnya dievakuasi ke Olenivka melalui koridor kemanusiaan.


Rusia Setujui Koridor Kemanusiaan, 264 Tentara Ukraina Dievakuasi dari Azovstal Mariupol
Bus yang mengangkut para prajurit Ukraina dari Azovstal, Mariupol, tiba di Novoazovsk pada Senin (16/5). (REUTERS)

AKURAT.CO, Lebih dari 260 tentara Ukraina dievakuasi dari pabrik baja Azovstal, Mariupol, menurut Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Anna Malyar pada Selasa (17/5) dini hari. Mereka selamat setelah berminggu-minggu dikepung pasukan Rusia di kota pelabuhan selatan tersebut.

Dilansir dari Al Jazeera, 53 pejuang yang terluka parah dilarikan ke sebuah rumah sakit di Novoazovsk. Sementara itu, 211 pejuang lainnya dievakuasi ke Olenivka melalui koridor kemanusiaan.

Barter pun akan dilakukan untuk kepulangan mereka.

baca juga:

Malyar menambahkan bahwa mereka sedang mengupayakan misi untuk menyelamatkan pejuang yang tersisa di dalam pabrik baja Azovstal, benteng perlawanan terakhir di Mariupol.

"Berkat para pembela Mariupol, Ukraina mendapat waktu yang sangat penting. Mereka memenuhi semua tugas mereka. Namun, mustahil untuk membuka blokir Azovstal dengan jalan militer," ungkapnya.

Azovstal telah menjadi simbol perlawanan Ukraina terhadap invasi tak kunjung henti Rusia ke negara tersebut. Sekitar 600 tentara diyakini berada di dalam pabrik. Mereka terus bertempur, meski seluruh kota telah jatuh ke tangan pasukan Rusia.

"Kami berharap dapat menyelamatkan nyawa orang-orang kami. Ada yang terluka parah di antara mereka. Mereka menerima perawatan. Ukraina butuh pahlawan hidup-hidup," ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidatonya pada Senin (16/5).

Menurut resimen Ukraina di Azovstal, mereka memenuhi perintah untuk menyelamatkan nyawa pasukan dengan mengevakuasi mereka.

"Untuk menyelamatkan nyawa, seluruh garnisun Mariupol menerapkan keputusan yang disetujui dari Komando Militer Tertinggi dan mengharapkan dukungan dari rakyat Ukraina," bunyi unggahan resimen Azov di media sosial.

Dikatakan pasukannya di Mariupol telah bertahan selama 82 hari. Mereka mengulur waktu agar wilayah Ukraina yang tersisa dapat memerangi pasukan Rusia dan mengamankan senjata Barat yang dibutuhkan untuk menahan serangan Rusia.

Evakuasi terjadi beberapa jam setelah Rusia menyetujui penyelamatan tentara Ukraina yang terluka ke fasilitas kesehatan di Novoazovsk.

"Kesepakatan telah dicapai soal pemindahan yang terluka. Sebuah koridor kemanusiaan telah dibuka di mana prajurit Ukraina yang terluka dibawa ke fasilitas kesehatan di Novoazovsk," kata Kementerian Pertahanan Rusia pada Senin (16/5). []