Tech

Rusia akan Luncurkan Satelit Pertama yang Memonitor Sampah Antariksa Pada 2027

Rusia akan Luncurkan Satelit Pertama yang Memonitor Sampah Antariksa Pada 2027
Ilustrasi stasiun antariksa (ARABNEWS.COM)

AKURAT.CO Rusia berencana meluncurkan satelit dengan tujuan khusus untuk memonitor sampah antariksa di dekat Bumi pada tahun 2027. Hal ini diungkap Direktur Eksekutif Roscosmos untuk Program Jangka Panjang dan Sains Alexander Bloshenko kepada TASS, Kamis (28/5/2020).

baca juga:

Selama beberapa dekade terakhir, sejumlah besar benda buatan telah terakumulasi di ruang dekat Bumi, termasuk satelit yang tidak berfungsi, roket, booster dan fragmen-fragmen yang hancur.

Sistem peringatan otomatis Rusia untuk situasi berbahaya di ruang dekat Bumi akan mengoperasikan 65 teleskop pada tahun 2025, dimana saat ini berjumlah 36. Namun, fasilitas pemantauan berbasis darat optik tergantung pada keadaan atmosfer dan tidak memiliki cakupan global.

"Konsekuensinya, untuk tujuan mencapai efisiensi maksimum yang mungkin dalam mendeteksi dan memantau objek-objek luar angkasa, sistem akan mengintegrasikan segmen ruang angkasa yang akan mencakup pengelompokan satelit pemantauan ruang angkasa dekat Bumi. Satelit pertama yang menjadi bagian dari segmen sistem ruang angkasa diharapkan akan diluncurkan pada 2027," terang Bloshenko.

Rusia juga berencana untuk membuat satelit pengindraan jauh dari Bumi dan melengkapi mereka dengan peralatan pemantauan ruang dekat-Bumi tambahan di bawah program Sphere.

Rusia akan menggunakan elemen kecerdasan buatan untuk mengembangkan sistem peringatan otomatis situasi berbahaya di ruang dekat Bumi. "Ini akan membantu meningkatkan jumlah pengukuran yang diproses lima kali lipat menjadi 1 juta per hari dan mengurangi kesalahan memprediksi kedekatan objek buatan di orbit beberapa kali," kata Bloshenko.