News

Rumah Luthfi Hasan Ishaaq Akhirnya Laku Dilelang KPK


Rumah Luthfi Hasan Ishaaq Akhirnya Laku Dilelang KPK
Rumah Luthfi Hasan Ishak di kawasan Kebagusan yang akan dilelang KPK (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO Rumah hasil rampasan dari terpidana kasus korupsi dan pencucian uang, Luthfi Hasan Ishaaq akhirnya laku dilelang.

Dalam hal ini, proses lelang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor lewat proses online.

"KPK melalui unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) bersama KPKNL Bogor telah melaksanakan lelang dengan metode 'e-action closed bidding'," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Sabtu(19/1/2019).

Adapun objek lelang tersebut dilengkapi dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 79 dan 86/Leuwimekar dengan luas 11.360 meter persegi yang terletak di Desa Leuwimekar Kecamatan Leuwiliang, Kabupatan Bogor dengan harga limit Rp926.295.000,00.

"Nilai laku lelang Rp1.051.000.000,00 atau lebih tinggi daripada harga limit," ucap Febri.

Dengan lakunya rumah mantan Presiden PKS tersebut, kata Febri, hasil lelang akan dimasukkan ke kas negara.

"Untuk tanah dan bangunan lain akan dilelang kembali atau dilakukan tindakan lain yang sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Febri.

Menurut Febri, eksekusi barang rampasan hingga proses lelang merupakan upaya KPK untuk memaksimalkan "asset recovery".

Ia berharap hal itu menjadi jadi pembelajaran bagi para penyelenggara negara dan pihak terkait agar tidak melakukan korupsi. Apalagi, seluruh hasil korupsi itu akan dirampas untuk negara, atau uangnya kembali kepada masyarakat melalui mekanisme keuangan negara.

Oleh karena itu, kata Febri, inti dari lelang barang rampasan adalah untuk mengembalikan uang atau barang yang pernah dikorupsi para pejabat negara kembali pada pemilik sesungguhnya, dalam hal ini masyarakat.[]