News

Rumah Ketua PA 212 Dilempari Batu, Novel: Saya Rasa Perbuatan Itu Diduga Kuat Dilakukan Komunis!


Rumah Ketua PA 212 Dilempari Batu, Novel: Saya Rasa Perbuatan Itu Diduga Kuat Dilakukan Komunis!
Seksi Humas dan Media Center Presidium Alumni 212, Habib Novel Bamukmin (AKURAT.CO/Arief Munandar)

AKURAT.CO, Kasus pelemparan batu terhadap rumah Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, sudah dilaporkan ke kantor kepolisian setempat.

Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin mengatakan, hari ini, anggota Polsek Cimanggis sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

PA 212 berharap aparat keamanan menindaklanjuti kasus ini sampai terungkap. 

"Karena negara ini tidak boleh kalah dengan teror tersebut apalagi terhadap tokoh agama dan saya rasa perbuatan itu diduga kuat dilakukan oleh komunis karena hanya komunis yang sangat anti terhadap agama, khususnya tokoh agama sebagai penyambung lidahnya Rasulullah," kata Novel kepada AKURAT.CO.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain juga ikut geram dengan aksi itu. Melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, dia mengatakan: "Ada preman yang keberatan ada aksi anti Korupsi, atau cukongnya yang keberatan...? Mestinya senang ada yang anti korupsi."

Tengku menambahkan sudah dua kali rumah Slamet Maarif dilempari batu. "Negeri aneh," kata Tengku.

Pelemparan batu ke rumah Slamet dilakukan menjelang aksi massa PA 212 dan FPI pada 21 Februari 2020. Aksi itu untuk menuntut pemberantasan korupsi sekaligus untuk mengkritik pemerintahan Joko Widodo. Tuntutan PA 212, antara lain agar pemerintah cepat menuntaskan kasus Korupsi Jiwasraya, Asabri, dan Pelindo. []