News

Rumah Aspirasi Misbakhun Fasilitasi Masyarakat Beli Beras Langsung ke Petani

Rumah Aspirasi Misbakhun Fasilitasi Masyarakat Beli Beras Langsung ke Petani
Rumah Aspirasi Misbakhun Fasilitasi Masyarakat Beli Beras Langsung ke Petani lokal di Jawa Timur (Dok. AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Rumah Aspirasi Misbakhun berkomitmen untuk melakukan gerakan membeli beras langsung dari petani, sebagai tindak lanjut imbauan legislator Partai Golkar dari daerah pemilihan Jawa Timur II, Mukhamad Misbakhun untuk mendukung upaya partai Golkar dalam meningkatkan sisi permintaan beras di pasaran.

Sebagai langkah nyata, koordinator Rumah Aspirasi Mukhamad Misbakhun, Fatkhul Mubin menggalang koordinator kecamatan (korcam) jaringan rumah aspirasi Misbakhun di wilayah kabupaten/kota Pasuruan dan Probolinggo.

“Di kabupaten Pasuruan ada 24 korcam, kabupaten Probolinggo 24 korcam, kota Pasuruan 4 korcam, dan 5 korcam di kota Probolinggo,” kata Fatkhul Mubin saat dihubungi, Jumat (9/4/2021). 

baca juga:

Fatkhul Mubin mengatakan, Jaringan Rumah Aspirasi Misbakhun yang digawangi oleh Mukhamad Misbakhun Center (MMC), dan Mukhamad Misbakhun Probolinggo (M2Pro) langsung merespon imbauan dari Misbakhun dalam mendukung gerakan beli beras langsung dari petani.

"Rumah Aspirasi Mukhamad Misbakhun memfasilitasi gerakan ini bersama korcam dengan turun langsung membeli beras ke petani di kecamatan masing-masing," kata Mubin.

Fatkhul Mubin mengatakan, Rumah Aspirasi di bawah binaan Sekjen DEPINAS SOKSI ini juga membeli 2 ton beras langsung dari petani. Dengan membeli beras langsung dari petani, kata dia, harga di tingkat petani akan naik karena besarnya permintaan serta pendeknya arus distribusi beras.

Ia pun berharap, gerakan beli beras ke petani ini bisa menjadi gerakan gotong royong antar warga. Ia meyakini beras yang disimpan oleh masyarakat untuk kebutuhan konsumsi sebulan hingga dua bulan ke depan dijamin tidak akan rusak.

“Saya yakin beras yang disimpan masyarakat untuk kebutuhan sebulan atau maksimal dua bulan kualitasnya tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Diketahui, berdasarkan data resmi bahwa Kabupaten Pasuruan surplus beras sebesar 2,65 persen. Pasuruan mempunyai luas lahan sawah seluas 39.804 hektar dengan indeks pertanaman 2,6 dan produksi beras sampai dengan akhir tahun 2018 mencapai 4.403,700 ton, sementara kebutuhan sebesar  4.301,936 ton per tahun.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu