News

Ruhut Sindir Amien Rais hingga Permintaan Raja Juli agar AKP Sulman Aziz Jujur


Ruhut Sindir Amien Rais hingga Permintaan Raja Juli agar AKP Sulman Aziz Jujur
Ruhut Sitompul menyindir program Ok Oce lewat video yang dibagikan ke Youtube. (Screencapture/Youtube: Ruhut P Sitompul)

AKURAT.CO, Dewan Pembina BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Amien Rais, yang sempat mengatakan akan menggerakkan massa bila terjadi kecurangan pemilu 17 April 2019 nanti, hingga kini masih jadi polemik dan mengundang beberapa politisi untuk turut mengomentari, salah satunya Ruhut Sitompul.

Kemudian, eks Kapolsek Pasirwangi Garut AKP Sulman Aziz yang mengaku diperintahkan Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, juga jadi perhatian. Namun, belakangan, Sulman menarik ucapannya itu.

Berikut lima berita populer AKURAT.CO.  

1. Ruhut ingatkan Amien Rais kalau Indonesia adalah negara hukum

Anggota bidang hukum TKN Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul ikut menyoroti pernyataan Amien Rais yang mengancam akan menggerakkan kekuatan rakyat (people power) apabila ada kecurang di Pemilu 2019.

Ruhut mengingatkan agar Amien Rais mengikuti prosedur bila merasa ada kejanggalan dalam Pemilu 2019, sehingga tidak perlu mengancam seperti itu.

Baca selengkapnya di link ini

2. Ibunda Naufal Rasyid dapat santunan Rp196 Juta

Orangtua Naufal Rasyid, Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI Jakarta yang tewas tertabrak pemotor di bawah flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur penuhi undangan Gubernur Anies Baswedan, Selasa (2/4/2019).

Ibunda Naufal, Ely Amalia dan suaminya didampingi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK).

Dalam kesempatan itu, BPJSTK memberikan santunan sebesar Rp196 juta atau setara dengan 48 kali gaji Naufal.

Baca selengkapnya di link ini

3. Elektablitas Jokowi selisih 18,8 persen dengan Prabowo

Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil penelitiannya soal elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subainto-Sandiaga Uno.

Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli menuturkan, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dengan Prabowo-Sandiaga berselisih 18,8 persen.

Baca selengkapnya di link ini

4. Pandangan tentang sisa hari pencoblosan

Direktur Lembaga Survei Konsep Indonesia Veri Muhlis Arifuzzaman sekaligus analis politik menyampaikan pandangan, terkait masa pencoblosan yang tinggal menunggu hari. 

Menurut Veri, tidak ada sesuatu yang luar biasa di sisa waktu yang ada. Kedua pihak seperti terjebak dalam lomba banyak-banyak massa dalam kampanye.

Baca selengkapnya di link ini

5. Raja Juli turut tanggapi pernyataan AKP Sulman Aziz

Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, menanggapi pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi Garut AKP Sulman Aziz yang mencabut pernyataan soal Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna meminta para kapolsek untuk memenangkan pasangan capres 01 pada Pilpres 2019.

Raja Juli Antoni meminta Sulman Aziz harus menjelaskan ke publik bahwa apa yang dikatakannya tidak mendapat tekanan dan hanya emosional.

Baca selengkapnya di link ini