Olahraga

Ronaldo Kirim Salam untuk Pesepakbola Liga Australia yang Koma karena Diserang

"Saya mengundang kamu (Danny Hodgson) untuk datang ke salah satu pertandingan (MU) di Manchester, temanku," kata Cristiano Ronaldo.


Ronaldo Kirim Salam untuk Pesepakbola Liga Australia yang Koma karena Diserang
Danny Hodgson, 26 tahun, adalah pesepakbola berkebangsaan Inggris yang bermain di Liga Australia Barat. (THE GUARDIAN)

AKURAT.CO, Megabintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, bersama rekan setimnya, Dean Henderson, menyatakan dukungan terhadap pesepakbola Liga Australia Barat yang berada dalam kondisi koma setelah mengalami serangan tanpa alasan, Danny Hodgson.

“Hai Danny, saya baru saja mendengar cerita tentang kamu, saya harap kamu segera membaik,” kata Ronaldo melalui sebuah video sebagaimana dipetik dari The Guardian. “Saya mengundang kamu untuk datang ke salah satu pertandingan (MU) di Manchester, temanku. Jaga diri.”

Hal yang sama juga dinyatakan oleh Henderson. Ia berharap mantan pemain klub kasta bawah Inggris, Carlisle United, tersebut bisa datang ke klub dan bertemu dengan rekan setimnya di MU.

“Tetap kuat, tetaplah di sana, kamu bakal melewati hal ini, saya yakin. Saya tahu seberapa beratnya (kondisi) kamu dan kamu akan baik-baik saja,” kata Henderson.

“Saya tidak sabar untuk membawa kamu ke pertandingan (Manchester United) dan bertemu dengan teman-teman (di tim). Saya udah menceritakan mereka tentang kami dan kami semua ada bersama kamu… kami harapkan yang terbaik untukmu.”

Hodgson, 26 tahun, mengalami koma setelah mengalami serangan tanpa sebab pada 4 September lalu. Pesepakbola berkebangsaan Inggris yang bermain untuk salah satu klub di Perth, Australia, tersebut diduga diserang dari belakang ketika dalam perjalanan menuju stasiu kereta di Perth.

Kepolisian setempat mengatakan bahwa si terduga penyerang adalah bocah berusia 15 tahun yang kini sudah berada dalam tahanan mereka. Terduga akan diajukan ke Pengadilan Anak-Anak Perth pada 22 September.

Orang tua Hodgson yang datang menjenguk anaknya dari Inggris ke Australia mengatakan bahwa putranya dirawat dengan baik di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Royal Perth. Diizinkan terbang ke Australia meski ada pembatasan akibat pandemi, mereka belum bisa bertemu putranya karena harus menjalani karantina.

“Situasi menantang untuk tetap positif di karantina hotel ketika semua yang kami inginkan adalah merangkulkan tangan kami ke Danny, tetapi kami menghargai Pemerintah Australia Barat mengizinkan kami terbang ke Perth dan menghormati pembatasan COvid-19 mereka,” kata ayah Hodgson, Nicola Hodgson.[]