Ekonomi

Rokok Ancam Lingkungan, IPPNU: Saatnya Kaum Muda Bersuara!

Rokok Ancam Lingkungan, IPPNU: Saatnya Kaum Muda Bersuara!
workshop online bertajuk “Ancaman Rokok Terhadap Lingkungan: Pentingnya Kaum Muda Bersuara" (Screen Shoot)

AKURAT.CO Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang diperingati setiap tanggal 31 Mei, tahun ini mengangkat tema “Tembakau: Ancaman bagi Lingkungan”. HTTS ini pun berdekatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati tanggal 5 Juni dengan tema “Satu Bumi untuk Masa Depan”.

Menyoroti adanya dampak rokok terhadap lingkungan, Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) bersama dengan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) menyelenggarakan workshop dengan topik “Ancaman Rokok Terhadap Lingkungan: Pentingnya Kaum Muda Bersuara” yang diadakan secara online.

Selain itu, dalam memperingati HTTS dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PKJS-UI dan PP IPPNU mengadakan aktivitas media sosial lainnya seperti Instagram Reels Competition serta Live Instagram di beberapa cabang IPPNU. Berfokus pada isu lingkungan yang disebabkan oleh rokok, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong serta meningkatkan minat kaum muda untuk berpartisipasi dalam gerakan pengendalian konsumsi rokok di Indonesia.

baca juga:

Indonesia masih menyimpan berbagai aspek persoalan akibat rokok mulai dari peningkatan jumlah perokok, lemahnya sisi pengendalian, hingga ancaman lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan data Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2021 yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah perokok usia 15 tahun ke atas selama 10 tahun terakhir, dari 60,3 juta pada tahun 2011 menjadi 69,1 juta pada tahun 2021.

Masih lemahnya pengendalian konsumsi rokok dan tembakau menjadi faktor utama meningkatnya prevalensi merokok di Indonesia. Alhasil, dampak konsumsi rokok menjalar di berbagai aspek. Isu lingkungan merupakan salah satunya dan menjadi topik utama HTTS tahun ini.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa paparan asap rokok dan puntung rokok menjadi permasalahan lingkungan selama bertahun-tahun. Namun lebih dari itu, dibalik produksi rokok yang menghasilkan ratusan miliar batang per tahun, terdapat ancaman berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.

Nurul H. Ummah, Ketua Umum IPPNU menyoroti bahwa saat yang tepat untuk kaum muda mendukung dan berpartisipasi dalam meningkatkan kewaspadaan mengenai pentingnya pengendalian konsumsi rokok yang tepat sasar serta progresif atas dampak yang ditimbulkan oleh rokok, salah satunya terhadap lingkungan.

“Di momen HTTS dan Hari Lingkungan Hidup ini, kami telah melaksanakan workshop dengan tujuan untuk penguatan kapasitas dan pengetahuan IPPNU. Kami menghadirkan pembicara yang memang kompeten di bidangnya," kata Nurul.

Nurul menjelaskan, sebagai organisasi pelajar yang mendukung terhadap pengendalian konsumsi rokok, permasalahan lingkungan yang ditimbulkan oleh rokok menjadi satu kesatuan yang juga harus diatasi, mulai dari upaya preventif yaitu menekan konsumsi rokok dan mencegah perokok pemula baik rokok konvensional maupun rokok elektronik agar melindungi lingkungan dari limbah dan sampah produk tembakau.