Tech

Roket SpaceX Starship Meledak Sesaat Setelah Mendarat

Roket SpaceX Starship Meledak Sesaat Setelah Mendarat
Roket Starship milik SpaceX mampu melakukan pendaratan dengan lancar namun begitu sampai di landasan langsung meledak (bbc.com)

AKURAT.CO, Berbeda dengan roket pendahulunya, SN8 dan SN9, Roket Serial Number 10 (SN10) milik SpaceX berhasil melakukan proses pendaratan di Boca Chica, Texas, Amerika Serikat. Namun begitu sampai di landasan, roket tersebut langsung meledak.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (3/3) lalu. Roket SN10 yang tidak berawak ini berhasil lepas landas dari Pusat Penelitian di Boca Chica, Texas dan naik secara vertikal dengan dorongan dari tiga mesin Raptor.

Sampai di ketinggian sekitar 10 kilometer, unit tenaga seluruh roket dimatikan secara berurutan yang kemudian membuat roket berada pada bentuk horizontal dan siap kembali menuju daratan.

baca juga:

Dikendalikan dengan dua sayap besar yang berada di dua ujungnya, Starship dapat melakukan konfigurasi tail-down dengan lancar, di mana roket SN8 dan SN9 gagal melakukannya. Konfigurasi ini juga merupakan simulasi ketika sebuah roket memasuki kembali atmosfer Bumi.

Proses pendaratan dapat berjalan dengan baik dengan kecepatan stabil menuju tempat pendaratan dan menyalakan kembali ketiga mesin Raptor untuk membuat pengereman yang dibutuhkan.

Namun, sesaat ketika mendarat, SN10 tidak dapat berdiri tegak dengan kaki di salah satu sisinya kemudian roboh. Ketika selang air mencoba memadamkan api yang mulai muncul, tiba-tiba saja selang tersebut terlepas dan ledakan terjadi.

Meski begitu, SpaceX justru bersemangat dengan hasil ini karena SN10 mampu mengeksekusi manuver in-flight dan berhasil membuat sebuah proses pendaratan dengan lancar. Pencapaian ini membuat perusahaan semakin percaya diri untuk lanjut ke misi yang lebih ambisius.

Nantinya SpaceX berencana untuk menggantikan roket Falcon milik NASA dengan roket Starship. Dengan ukuran yang lebih besar dan performa yang lebih baik, CEO SpaceX, Elon Musk, mengklaim bahwa Starship nantinya mampu membawa penumpang sekaligus mengorbitkan satelit di luar angkasa sekitar Bumi atau di planet lain seperti Bulan atau Mars.

Bahkan, Elon Musk juga telah berjanji kepada biliuner industri fashion asal Jepang, Yusaku Maezawa bahwa pada tahun 2023 nanti Yusaku dan 8 orang lainnya dapat melakukan tamasya luar angkasa di Bulan. Untuk hal ini, Yusaku sedang mencari orang yang akan menemaninya nanti.

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu