News

Rizieq Divonis 4 Tahun Penjara, Ahmad Sahal: Ini Lebay!

Akhmad Sahal beranggapan bahwa vonis 4 tahun kepada mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab itu berlebihan.


Rizieq Divonis 4 Tahun Penjara, Ahmad Sahal: Ini Lebay!
Akhmad Sahal (Screenshot/Twitter/SahaL_AS)

AKURAT.CO, Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal beranggapan bahwa vonis 4 tahun kepada mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab itu berlebihan.

Sebab, kasusnya hanya terkait swab Covid-19 dan bukan ancaman pembunuhan atau SARA.

"Ini berlebihan. Kalo Rizieq divonis 4 tahun karena tebar kebencian SARA kayak ancam penggal kepala dll, saya setuju. Tapi kalo karena kasus Data Swab, ini lebay," kata Sahal sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter @sahal_AS pada Jumat (25/6/2021).

"Janganlah kebencianmu pada suatu kaum membuatmu ga adil, kata Quran," imbuhnya.

Cuitan Sahal mendapat sejumlah tanggapan dari berbagai netizen. Menurut @dimas_skeptis "Dalam situasi pandemi, berbohong tentang data swab harus dihukum seberat mungkin. Nyawa orang banyak jadi taruhannya."

"Bagi saya juga kurang adil. Seharusnya seumur hidup. Karena membahayakan nyawa banyak orang," ujar @kimansu.

"Maaf, Tad. Atas kebohongan hasil swab, itu juga menyebabkan kerugian bahkan mengancam nyawa orang lain. Mengingat terdakwa sebagai tokoh publik, mestinya mengakui dan jujur atas hasil test kesehatannya," kata @mumungwisnu_1.

Sebagaimana diketahui, Kasus hasil swab tes Rumah Sakit Ummi Bogor mendekati babak akhir. Rizieq Shihab pun dijatuhkan hukuman empat tahun penjara dalam sidang pembacaan vonis yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Jaksa Agung mengatakan Rizieq terbukti memberi kabar bohong atas hasil tes swab dalam kasus RS Ummi hingga menimbulkan keonaran. Dia  dijerat Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Rizieq Shihab pun mengajukan banding, dia keberatan atas putusan majelis hakim yang memvonisnya empat tahun penjara atas kasus swab tes Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat.

"Saya menolak putusan majelis hakim dan saya menyatakan banding," kata Rizieq Shihab.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co