Ekonomi

Rizal Ramli: Walah, Ternyata Dana JHT Dipakai untuk Bayar SUN!

Rizal Ramli turut menyoroti soal dana JHT yang mencapai angka Rp372,5 triliun yang  disimpan di surat utang negara atau SUN


Rizal Ramli: Walah, Ternyata Dana JHT Dipakai untuk Bayar SUN!
Rizal Ramli turut menyoroti soal dana JHT yang mencapai angka Rp372,5 triliun (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO BPJS Ketenagakerjaan melaporkan total dana program Jaminan Hari Tua (JHT) mencapai Rp375,5 triliun pada 2021 atau naik sekitar 10,2 persen dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan sebagian besar dana tersebut ditempatkan surat utang negara (SUN) untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

" Sebagaimana komitmen kami untuk memastikan pengelolaan dana JHT sesuai tata kelola yang baik dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Kami mengelola dengan sangat hati-hati dan menempatkan dana pada instrumen investasi dengan risiko yang terukur agar pengembangan optimal," ujar  Anggoro Eko lewat keterangan resmi, Kamis (17/2/2022).

baca juga:

Anggoro merinci, 65 persen dana JHT diinvestasikan pada obligasi dan surat berharga di mana 92 persen di antaranya merupakan surat utang negara.

Kemudian, 15 persen dana ditempatkan pada deposito yang 97 persennya berada pada Himpunan Bank Negara (Himbara) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Selanjutnya, 12,5 persen ditaruh pada saham yang didominasi pada saham blue chip yang termasuk dalam indeks LQ45.

Lalu, 7 persen diinvestasikan pada reksa dana di mana reksa dana tersebut berisi saham-saham bluechip yang juga masuk dalam LQ45.

Terakhir, sebanyak 0,5 persen ditempatkan pada properti dengan skema penyertaan langsung.

" Dengan demikian, dapat dikatakan portofolio investasi jaminan hari tua aman dan likuid," ujar Anggoro.