News

Riza Soroti Data Terpadu Kemiskinan di Jakarta

Riza Soroti Data Terpadu Kemiskinan di Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO,  Wakil Gubernur DKI Jakarta  Ahmad Riza Patria menyatakan pentingnya basis data terpadu untuk menjalankan program penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Ariza -sapaan akrab Ahmad Riza Patria- saat membuka rapat koordinasi pertama Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 secara virtual, pada Rabu (9/3/2022). 

Ketua TKPK Provinsi DKI Jakarta itu mengatakan, satu rujukan utama basis data terpadu merupakan hal substansial untuk mewujudkan komplementaritas program. Basis data terpadu tersebut juga diharapkan dapat memperkuat fungsi kelembagaan serta meningkatkan kualitas perencanaan, monitoring, dan evaluasi program.

baca juga:

"Saya berharap momen ini dapat menjadi platform kolaborasi lintas sektor untuk bersama-sama memetakan akar permasalahan dan merumuskan strategi yang terbaik dalam rangka penggunaan satu rujukan utama basis data terpadu yang dikelola oleh sebuah sistem informasi kesejahteraan rakyat berbasis teknologi informasi," ujarnya. 

Dia mengatakan, basis data terpadu dapat membantu program pengentasan kemiskinan karena membuat klaster kemiskinan di Jakarta hingga intervensi pemerintah yang diterima masyarakat miskin di Jakarta. 

"Basis Data Terpadu juga dapat digunakan untuk mengetahui perubahan status kesejahteraan penduduk, serta riwayat program-program yang diterima oleh penerima manfaat, baik itu rumah tangga, keluarga, individu maupun kelompok. Hal-hal tersebut merupakan dasar yang penting dalam perencanaan, monitoring, dan evaluasi program," ungkapnya. 

Dia mengingatkan agar kolaborasi lintas sektor diperkuat. Dukungan dari Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait juga penting untuk keleluasaan akses dan pengembangan data sasaran. Antara lain data kependudukan Kementerian Dalam Negeri dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, yang diharapkan antara data satu dan lain akan saling melengkapi dan mengonfirmasi.

Dengan demikian, upaya-upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas data dan program penanggulangan kemiskinan. 

"Saya meminta, koordinasi tidak berhenti di momen rapat kali ini. Koordinasi yang melibatkan semua pemangku kepentingan agar dilanjutkan untuk menghasilkan sebuah grand design Pengembangan Pengelolaan Data Terpadu dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Jakarta," ungkap Riza.[]