Olahraga

Rionny: Saya Lega India Terbuka Ditunda

Awalnya, Rionny Mainaky berencana mengirimkan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja ke India Terbuka 2021 untuk mencari poin ke Olimpiade Tokyo 2020.


Rionny: Saya Lega India Terbuka Ditunda
Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky (BADMINTONINDONESIA.ORG)

AKURAT.CO, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, menyambut baik keputusan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) yang menunda India Terbuka 2021. Rionny menganggap penundaan ini tak lain karena pandemi virus corona (COVID-19) yang  sedang tinggi di India.

Sikap ini ditunjukkan oleh Rionny tak terlepas dari kepentingannya untuk meloloskan atlet ke Olimpiade Tokyo 2020 karena India Terbuka adalah salah satu ajang kualifikasi ke pesta olahraga terbesar di dunia tersebut. India Terbuka sendiri sedianya digelar di New Delhi pada 11-16 Mei mendatang.

Rionny sedianya mengirimkan pasangan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang sedang berjuang untuk mempertahankan posisi delapan besar demi lolos ke Tokyo ke India Terbuka.

“Menurut saya ini keputusan yang tepat (menunda India Terbuka 2021) dari BWF. Melihat kasus positif COVID-19 di sana yang sedang tinggi-tingginya,” kata Rionny di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Selasa (20/4) sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

“Kami memang cukup waswas melihat perkembangan yang terjadi di India beberapa waktu terakhir. Tetapi di sisi lain, kami pun harus tetap mengirim Hafiz/Gloria ke India Terbuka untuk mengamankan poin olimpiade. Saya lega akhirnya benar ditunda.” 

Dengan demikian, tertinggal dua turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo yang masih bisa diikuti oleh Hafiz/Gloria, yakni Malaysia Terbuka pada 25-30 Mei dan Singapura terbuka pada 1-6 Juni mendatang. 

“Bukan berarti tugas (Hafiz/Gloria) menjadi mudah. Di dua turnamen sisa itu mereka harus habis-habisan, di latihan juga harus maksimal mumpung waktu persiapan semakian panjang,” kata Rionny.

Adapun Hafiz/Gloria saat ini berada di posisi kedelapan ranking menuju Olimpiade Tokyo. Mereka harus bertahan di ranking tersebut karena regulasi hanya mengizinkan dua wakil dari negara yang sama jika keduanya berada di jajaran delapan besar.

Persoalannya, Indonesia saat ini sudah menempatkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di posisi keempat. Sedangkan di belakang Hafiz/Faizal, mengintai Tang Chun Man/Tse Ying Suet dari Hongkong di posisi kesembilan dan Marcus Ellis/Lauren Smith dari Inggris di posisi kesepuluh.[]