Tech

Rilis Logo Baru, Ini 5 Fakta Pemutar Musik Legendaris, Winamp!

Fakta Winamp,


Rilis Logo Baru, Ini 5 Fakta Pemutar Musik Legendaris, Winamp!
Winamp rilis logo baru (xda-developers.com)

AKURAT.CO, Salah satu pemutar musik legendaris, Winamp, kabarnya akan kembali lagi. Pemutar musik yang begitu populer di awal 2000an ini dikabarkan akan menyajikan pengalaman baru. Bahkan, pihaknya menyatakan akan bersaing dengan sejumlah pemutar musik populer saat ini seperti Spotify hingga YouTube Music. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait Winamp. 

1. Pemutar musik kedua di Windows

Justin Frankel dan Dmitry Boldyrev pertama kali merilis Winamp pada tahun 1997 silam. Kedua siswa Universitas Utah, AS, tersebut menyematkan nama Winamp sebagai kependekan dari Windows dan AMPM. AMP adalahh mesin pemutar file MP3 yang ada di Windows. Dirilis pertama kali pada 21 April 1997 silam, pemutar ini menjadi pemutar musik kedua yang pernah mucul di Windows setelah WinPlay3. 

2. Dijual seharga Rp140 ribuan

Setelah disempurkanan, pada 1 Juni 1997, Frankel secara resmi mendirikan perusahaan Nullsoft Inc yang menjadi induk perusahaan dari brand Winamp. Hingga pada tahun 1998, Winamp dirilis sebagai aplikasi berbayar yang dijual senilai USD 10 atau sekitar Rp140 ribuan. Dengan ini, Nullsoft mendapatkan keuntungan yang begitu besar dari penjualan Winamp. Hingga Juli 1998, Winamp telah diunduh lebih dari 3 juta kali. 

3. Hingga akhirnya redup

Dalam perkembangannya, Winamp tersedia di berbagai sistem operasi, tidak hanya Windows tetapi juga Linux dan Macintosh, bahkan juga ada Android. Hingga tahun 2001, penggunanya pun telah mencapai lebih dari 60 juta pengguna. Hal ini disebabkan setelah Winamp versi 2 dirilis, tidak lagi dikenai biaya pembelian. Namun, setelah tahun 2002, Winamp terus meredup hingga akhirnya aplikasi ini dikabarkan telah dimatikan. 

4. Memiliki berbagai modifikasi

Sebelumnya, perusahaan yang didirikan oleh pendiri Winamp, Nullsoft pada tahun 1999, dijual ke AOL senilai USD 80 juta. Sedangkan Winamp akhirnya dibeli oleh Radionomy pada tahun 2014 silam. Hingga puncak popularitasnya, Winamp menjadi pilihan utama para pecinta musik karena memiliki penampilan yang sangat ramah. Selain itu, pemutar musik ini juga bisa dimodifikasi sesua selera penggunanya, seperti skins dengan berbagai genre. 

5. Hidup kembali saingi Spotify

Pada Februari 2021 silam, komunitas pengguna Winamp yang didirikan oleh mantan programer Winamp, Darren Owen, merilis versi terbaru Winamp. Hingga akhirnya, dirilis dari GSM Arena, Winamp menyatakan bahwa aplikasi pemutar musik ini akan kembali dirilis dengan generasi terbaru. Salah satu buktinya adalah dengan munculnya logo terbaru WInamp yang lebih modern. Nantinya, Winamp tidak akan sekadar mendengarkan musik secara online tetapi juga menyediakan layanan podcast dan radio. 

Hal mengejutkan lainnya adalah nantinya Winamp akan memberikan kontrol penuh kepada pembuat konten dan menjanjikan penghasilan yang adil. Namun, hingga saat ini, belum ada jadwal terkait rilis terbaruu Winamp tersebut. []