Olahraga

Riko Simanjuntak: Suatu Saat Timnas Bakal Tampil di Olimpiade

Indonesia pernah tampil di cabang sepakbola putra Olimpiade Melbourne 1956 sebagai penampilan pertama dan terakhir.


Riko Simanjuntak: Suatu Saat Timnas Bakal Tampil di Olimpiade
Duet Marko Simic dan Riko Simanjuntak Berjaya membawa Persija Jakarta meraih tiga gelar pada musim 2018. (PERSIJA JAKARTA)

AKURAT.CO, Bagaimanapun, sepakbola adalah cabang olahraga paling populer di Indonesia. Sayangnya, Indonesia tidak tampil di Olimpiade Tokyo 2020 yang euforianya cukup besar terutama setelah Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas di nomor ganda putri cabang bulutangkis.

Salah satu pesepakbola Tim Nasional Indonesia, Riko Simanjuntak, optimistis Indonesia akan bermain di olimpiade. Winger mungil milik Persija Jakarta tersebut mengatakan hal tersebut setelah ia menonton atlet Indonesia di sejumlah cabang olahraga di Olimpiade Tokyo.

“Kita tidak boleh pesimistis. Semoga suatu saat nanti kita bisa ada di sana (olimpiade),” kata Riko sebagaimana dipetik dari laman Persija, Rabu (4/8). “Kalau kita bekerja keras dan menjaga optimisme, kita bisa menjadi lebih baik.”

Indonesia bukannya sama sekali kosong dalam sejarah sepakbola olimpiade. Timnas Indonesia pernah tampil di Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia. Itu adalah penampilan pertama dan terakhir Garuda–julukan Timnas Indonesia–di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.

Penampilan Indonesia di Melbourne 1956 tidak terlalu buruk. Mendapat bye di putaran pertama, Indonesia berhadapan dengan Uni Soviet di perempat final yang akhirnya keluar sebagai juara.

Soviet tidak mudah mengalahkan Indonesia. Ketika itu Indonesia diperkuat oleh pemain seperti Maulwi Saelan, Endang Witarsa, Andi Ramang, Kiat Sek Kwee, serta Him Tjang Hio.

Pertandingan pertama pada 29 November 1956 berakhir imbang 0-0 namun akhirnya kalah 0-4 di pertandingan kedua tiga hari kemudian karena ketika itu belum ada mekanisme adu penalti.

Saat ini, Indonesia punya target untuk menempatkan kembali Timnas Indonesia di cabang sepakbola olimpiade pada Olimpiade 1945. Target tersebut tepat juga sejalan dengan 100 tahun Indonesia merdeka.

Sejauh ini, sejarah Indonesia di olimpiade baru tercatat di cabang seperti bulutangkis, angkat besi, dan panahan. Tiga cabang tersebut yang sampai saat ini menyumbangkan medali emas untuk Indonesia.  

Di Olimpiade Tokyo, cabang sepakbola sendiri sudah masuk ke partai final. Di sektor putri, Kanada akan menghadapi Swedia pada 6 Agustus sementara di sektor putra akan tersaji pertandingan antara raksasa Brasil versus Spanyol pada 7 Agustus.[]