Olahraga

Rifda Irfanaluthfi Akhirnya Rebut Emas untuk Indonesia


Rifda Irfanaluthfi Akhirnya Rebut Emas untuk Indonesia
Rifda Irfanaluthfi menunjukkan lima medali yang telah diraihnya di SEA Games Kuala Lumpur 2017. Rifda meraih satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. ( (Foto: Akurat.co/Hervin Saputra).)

AKURAT.CO, Untuk pertama kalinya, lagu Indonesia Raya berkumandang di gelanggang senam SEA Games Kuala Lumpur 2017. Atlet yang belum genap berusia 18 tahun, Rifda Irfanaluthfi, adalah yang berjasa untuk menyumbangkan satu-satunya medali emas untuk Indonesia di cabang senam artistik.

Semula, Rifda dinyatakan hanya meraih medali perak dalam pertandingan kategori balance beam (palang keseimbangan) yang digelar di Malaysian International Trade and Exhibition Centre, Kuala Lumpur, Rabu (23/8), itu. Hasil awal menempatkan Rifda pada posisi kedua di belakang atlet asal Malaysia, Tan Ing Yueh, dengan selisih 0.075 angka.

Ofisial Indonesia mengajukan inquiry (permintaan peninjauan ulang) nilai Rifda karena seharusnya atlet kelahiran Jakarta, 16 Oktober 1999, ini layak mendapat nilai lebih untuk awalan yang memiliki tingkat kesulitan lebih.

Sesuai peraturan, untuk mengajukan inquiry, Indonesia harus membayar sebesar 200 Dollar AS. Jika inquiry diterima, maka uang itu dikembalikan kepada pemohon.

“Bukan protes, tapi inquiry, bertanya (tentang) start value Rifda di beam, harusnya lebih tinggi dari itu,” kata pelatih Indonesia, Eva Novalina Butarbutar.

Seteah berunding, juri menerima inquiry Indonesia dan menambah nilai untuk Rifda sebesar 0.100 angka. Rifda berhak mendapat emas dengan total raihan angka sebesar 13.125, berselisih 0.025 dari Tan Ing Yueh.

Sebaliknya, Yueh mengaku tidak mempersoalkan keputusan juri yang akhirnya memenangkan Rifda. Menurutnya, ia melakukan kesalahan kecil yang membuat inquiry Indonesia diterima. “Itu adalah kesalahan saya, kesalahan kecil, tapi saya menerima medali perak yang saya dapatkan,” kata Yueh.

Selain emas di kategori balance beam, Rifda juga meraih medali perunggu untuk senam lantai. Rifda menjadi terbaik ketiga setelah andalan Malaysia, Farah Ann, dan atlet asal Filipina, Kaitlin De Guzman.[]