News

Ricuh Kontes Ratu Kecantikan Sri Lanka, Mahkota Dilepas Paksa di Atas Panggung

Ricuh Kontes Ratu Kecantikan Sri Lanka, Pemenang Bertikai hingga Cedera


Ricuh Kontes Ratu Kecantikan Sri Lanka, Mahkota Dilepas Paksa di Atas Panggung
Pushpika De Silva diberi tahu bahwa dia telah didiskualifikasi beberapa saat setelah memenangkan kontes Nyonya Sri Lanka (Colombo Gazette / YouTube via Sky News)

AKURAT.CO, Kontes kecantikan 'Mrs Sri Lanka 2021' berujung ricuh setelah pemenang bertikai karena masalah mahkota yang direbut. Diketahui, si pemenang didiskualifikasi karena tuduhan perceraian. Akibat konflik ini, pemenang dilaporkan menderita cedera pada bagian kepala.

Diwartakan BBC hingga SkyNews, insiden itu disiarkan oleh stasiun televisi nasional Minggu (04/04) malam waktu setempat. Saat itu, di teater Kolombo, juri menunjuk Pushpika De Silva sebagai pemenang dan berhak menyandang mahkota.

Ketika menerima mahkota tersebut, De Silva mulanya terlihat  tersenyum gembira. Namun, semuanya berubah jadi kekacauan ketika mantan pemenang Mrs Sri Lanka 2019 Caroline Jurie naik ke atas panggung.

Kala itu, Jurie yang juga berstatus sebagai juri, tiba-tiba mengambil mikrofon dan langsung mengumumkan bahwa De Silva tidak bisa dianugerahi gelar. Jurie juga mengklaim bahwa De Silva sudah bercerai.

Jurie dengan keputusannya sendiri lantas mengatakan bahwa gelar itu harusnya dialihkan oleh runner-up.

Mahkota yang sudah berada di atas kepala De Silva lalu diambil Jurie. Dalam rekaman, De Silva pun terlihat kesakitan karena dilepas mahkotanya secara paksa.

Setelahnya, ia langsung menangis dan turun dari panggung. Saat De Silva mundur menelan kekecewaan, mahkota dipindahkan di atas kepala runner-up.

"Ada aturan bahwa kalian semua harus menikah dan tidak bercerai. Mahkota untuk runner-up pertama," kata Jurie pada para penonton yang hadir.

Setelah insiden itu, De Silva dilaporkan berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. De Silva disebut mengalami luka pada bagian kepala akibat mahkotanya dilepas secara paksa.

Sementara untuk status pernikahan, De Silva menegaskan bahwa dia memang berpisah dengan suaminya. Namun, dia juga menekankan bahwa belum ada yang namanya perceraian.

Mengetahui itu, penyelenggara kontes meminta maaf pada De Silva dan memutuskan untuk mengembalikan gelarnya pada Selasa (6/4) kemarin.

Direktur Mrs Sri Lanka World, Chandimal Jayasinghe, juga telah menegaskan kekecewaannya atas insiden yang menimpa De Silva. Jayasinghe menambahkan bahwa kejadian tersebut harusnya tidak pernah terjadi dan bahwa pemenang diputuskan dengan suara bulat oleh panitia dan juri.

Tak lupa, Jayasinghe juga mengaku tidak bisa memaafkan tindakan Jurie selama kontes Minggu lalu.

Kini, De Silva dilaporkan akan mengambil tindakan hukum atas perlakuan Jurie. Menurutnya, perilaku Jurie selama kontes benar-benar tidak masuk akal dan menghina.

"Ada banyak ibu tunggal seperti saya hari ini yang menderita di Sri Lanka. Mahkota ini didedikasikan untuk para wanita itu, para ibu tunggal yang menderita untuk membesarkan anak-anak mereka sendirian," ujar De Silva.

Sementara polisi dilaporkan telah menanyai Jurie, yang saat ini memegang gelar 'Mrs World', serta 'Mr Jayasinghe'.

Kontes kecantikan Mrs Sri Lanka World adalah kontes besar di negara ini. Istri perdana menteri termasuk di antara para tamu pada upacara tersebut. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu