News

Ribuan Relawan Jokowi Bakal Penuhi GBK, Doa Bersama untuk Korban Bencana 

Ribuan Relawan Jokowi Bakal Penuhi GBK, Doa Bersama untuk Korban Bencana 
Presiden Jokowi menyapa relawan Sapulidi saat menghadiri Konser 2024 Satu Komando Ikut Pak Jokowi di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Minggu (21/8/2022). (Antara/Sapulidi)

AKURAT.CO Ribuan relawan pendukung Presiden Joko Widodo siap memenuhi Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Sabtu (26/11/2022) dalam rangka kegiatan Nusantara Bersatu.

"Relawan pendukung Jokowi akan melaksanakan doa bersama dan penggalangan dana untuk korban bencana di Cianjur," kata Ketua Umum Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi (Barikade) 98, Benny Rhamdani, melalui keterangan tertulis, Jumat (25/11/2022).

Dia mengatakan bahwa penanganan musibah yang terjadi di Kabupaten Cianjur dan beberapa tempat lain sebelumnya harus dilakukan secara gotong royong dan solidaritas sosial sesama anak bangsa.

baca juga:

"Acara besok rencananya akan dihadiri Presiden Jokowi. Juga akan dibacakan maklumat kebangsaan," ujar Benny.

Dia menjelaskan, Nusantara Bersatu merupakan murni kegiatan doa bersama dan penggalangan dana untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur serta bencana di daerah-daerah lainnya.

Menurut Benny, semangat solidaritas sosial dan persatuan nasional adalah faktor yang menyemangati ribuan relawan Jokowi datang dan berkumpul di Jakarta, bukan semangat politik atau agenda politik apapun.

"Tidak ada agenda politik, apalagi terkait Pilpres 2024," katanya.

Benny mengatakan, politik relawan Jokowi adalah bersama Jokowi dan tegak lurus kepada mantan wali Kota Surakarta itu. Dengan kata lain, Nusantara Bersatu adalah agenda kemanusiaan dan solidaritas sosial kebangsaan para relawan pendukung Jokowi.

"Politik kebangsaan relawan Jokowi selalu mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap menjaga keutuhan negara, termasuk merawat harmoni keberagaman Indonesia," ujarnya.

Dia menambahkan, tradisi gotong royong harus menjadi warisan para leluhur sebagai kekuatan yang perlu dilestarikan, dibumikan kepada anak bangsa. Tidak hanya itu, ribuan relawan juga akan mengonsolidasikan diri untuk melawan praktik radikalisme dan terorisme di Indonesia.

"Kita tidak ingin Indonesia yang sedang bergerak maju dengan kerja-kerja pemerintahan dirusak oleh kelompok politik yang selalu menggunakan strategi pecah belah dan adu domba," jelas Benny.