News

Ribuan Orang Jakarta Masih Abai Prokes Covid-19

Banyak warga Ibu Kota acuh dengan penerapan protokol kesehatan,


Ribuan Orang Jakarta Masih Abai Prokes Covid-19
Petugas PPSU Bukit Duri membuat mural bertema COVID-19 untuk mengingatkan warga tentang bahaya virus Corona di Jakarta, Selasa (11/8/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Ribuan warga DKI Jakarta masih abai terhadap protokol kesehatan pencegah penularan Covid-19. 

Satpol PP DKI Jakarta mencatat 1.752 warga Jakarta melanggar protokol kesehatan pada Sabtu (17/4/2021). Mayoritas pelanggar protokol kesehatan karena tidak menggunakan masker ketika keluar rumah.

"1.752 warga tidak memakai masker," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin ketika dikonfirmasi, Minggu (18/4/2021) 

Dari ribuan warga yang terjaring, 25 orang diantaranya memilih membayar denda, sedangkan sisanya memilih dikenakan sanksi sosial, yakni membersihkan fasilitas umum dalam durasi waktu tertentu. 

"1.727 orang memilih sanksi kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum atau tempat umum di sekitar lokasi penindakan," tutur Arifin 

Selain melakukan  penindakan  perorangan, Satpol PP DKI  Jakarta juga melakukan  pengawasan  restoran dan tempat makan yang  tersebar di lima kota administrasi. Ada  244 restoran  yang disasar Satpol PP dalam patroli  pada Sabtu malam tadi. 

Arifin menjelaskan, dari hasil pengawasan itu, dua restoran diantaranya ditutup sementara  selama 1x 24 jam karena ketahuan melanggar protokol kesehatan. Mereka tidak melakukan pembatasan pengunjung sebesar 50 persen dari kapasitas ruangan saat beroperasi.

"Dua restoran operasinya dihentikan sementara selama 1x24 jam karena melanggar prokes. Sementara pengunjung di tiga restoran dibubarkan," tuturnya. 

Arifin melanjutkan, pada patroli kali ini pihaknya juga menindak  belasan restoran karena abai  terhadap  berbagai peraturan pencegahan corona, namun karena tidak terlalu parah  pelanggarannya, Satpol PP DKI hanya memberikan teguran tertulis. 

“Kemudian 18 restoran diberi teguran tertulis dan sisanya tidak ditemukan pelanggaran,” papar Arifin.

Selain restoran dan tempat makan, Satpol PP DKI Jakarta  juga menggelar inspeksi mendadak di 387 perkantoran, tempat usaha, dan industri. Berbagai pelanggaran juga ditemukan di sana. 

"Sebanyak 22 tempat usaha diberi teguran tertulis sementara perkantoran sisanya tak ditemukan pelanggaran," tuntasnya. []

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu