News

Ribuan Massa Protes 'Lockdown' Covid-19 di Belanda, Berujung Bentrokan dengan Aparat

Para demonstran di Amsterdam memprotes pemerintah yang memberlakukan lockdown mendadak pada 19 Desember.


Ribuan Massa Protes 'Lockdown' Covid-19 di Belanda, Berujung Bentrokan dengan Aparat
Demonstrasi di Amsterdam, Belanda, pada Minggu (2/1) berujung bentrokan dengan polisi antihuru-hara yang berwenang membubarkan massa. (Foto: CNN) ()

AKURAT.CO, Ribuan orang berkumpul di ibu kota Belanda pada Minggu (2/1) untuk memprotes lockdown dan vaksinasi Covid-19. Namun, unjuk rasa ini berujung bentrokan dengan polisi antihuru-hara yang berusaha membubarkan kerumunan massa.

Dilansir dari CNN, para demonstran melanggar larangan mengadakan pertemuan publik selama gelombang terbaru infeksi virus corona. Wali Kota Amsterdam Femke Halsema pun menerbitkan peraturan darurat yang memberi wewenang kepada polisi untuk membersihkan Alun-alun Museum Pusat.

Sebagian besar demonstran tak mengenakan masker dan melanggar protokol jarak sosial. Mereka juga mengabaikan larangan pawai dan berjalan di sepanjang jalan raya utama, sambil memainkan musik dan memegang payung kuning sebagai tanda penentangan terhadap kebijakan pemerintah.

baca juga:

CNN

Belanda memberlakukan lockdown mendadak pada 19 Desember. Semua bisnis diperintahkan untuk tutup, kecuali toko-toko penting hingga setidaknya 14 Januari. Pembatasan ini juga melarang pertemuan publik lebih dari 2 orang.

Seperti negara Eropa lainnya, Belanda memberlakukan kebijakan ini untuk mencegah gelombang baru varian Omicron yang dapat membanjiri sistem perawatan kesehatan yang sudah terdesak. []