News

Ribuan Ikan Mati di Sungai Oder Polandia-Jerman, Zat Pencemar Belum Terungkap

Ribuan bangkai ikan muncul di sepanjang ratusan kilometer Sungai Oder, yang mengalir di Polandia dan Jerman, sejak akhir bulan lalu.


Ribuan Ikan Mati di Sungai Oder Polandia-Jerman, Zat Pencemar Belum Terungkap
Ribuan bangkai ikan muncul di sepanjang ratusan kilometer sungai Oder sejak akhir bulan lalu. (BBC)

AKURAT.CO Otoritas Polandia dan Jerman tengah menyelidiki penyebab kematian massal ikan di sepanjang Sungai Oder yang mengalir di antara kedua negara tersebut.

Dilansir dari BBC, ribuan bangkai ikan muncul di sepanjang ratusan kilometer Sungai Oder sejak akhir bulan lalu. Diperkirakan zat beracun telah mencemari airnya. Namun, petugas belum bisa memastikan zat kimianya, meski sudah dites.

Masyarakat telah diperingatkan agar menghindari sungai. Sementara itu, para aktivis menuduh otoritas kedua negara gagal bekerja sama untuk segera menanggapi bencana dan melindungi manusia.

baca juga:

Pada Jumat (12/8), Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki memecat sepasang pejabat lingkungan atas penanganan mereka terhadap insiden tersebut. Masalah itu awalnya dianggap sebagai masalah 'lokal', tetapi kemudian terungkap skalanya 'sangat besar'.

"Sungai itu bisa membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dipulihkan," tambahnya.

Morawiecki pun meyakini ada sejumlah besar limbah kimia telah dibuang di saluran air, tanpa memperhatikan risikonya bagi satwa liar.

Misteri Kematian Massal Ribuan Ikan di Sungai Oder, Polandia dan Jerman Bingung Cari Penyebabnya - Foto 1
BBC

Sementara itu, Menteri Lingkungan Jerman Steffi Lemke menyerukan penyelidikan komprehensif atas insiden tersebut. Ia mengaku otoritas tengah bekerja dengan transparan untuk mencari tahu penyebabnya.

Berton-ton ikan mati telah dikeruk dari sungai setelah datang laporan pertama dari nelayan dan pemancing Polandia pada awal 28 Juli.

Sungai Oder umumnya dianggap sebagai sungai bersih yang dihuni 40 spesies ikan domestik. Namun, menurut seorang pejabat di negara bagian Bradenburg, Jerman, hasil tes menunjukkan peningkatan kadar oksigen di dalam air. Artinya, ada zat asing.

Berang-berang, burung, dan bebek juga terkena dampaknya, menurut Katarzyna Kojzar, seorang jurnalis dari laman investigasi Polandia 'OKO.press'.

"Indikasi bahwa (Sungai) Oder telah terkontaminasi merkuri mengkhawatirkan," komentarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa masih belum ada konfirmasi tentang zat maupun asalnya atau apakah itu berpengaruh pada manusia.

"Kami tahu ini serius, tapi kami tak tahu apa itu," ungkapnya.

Proyek pengerukan di sungai bisa saja melepaskan merkuri yang tertanam, menurut seorang peneliti perikanan.

"Namun, secara historis, tingkat air yang rendah di (Sungai) Oder dikombinasikan dengan gelombang panas mengindikasikan bahwa ikan sudah kesulitan," tutur Christian Wolter dari Institut Leibniz.[]