Olahraga

Rexy Anggap Krisis Kevin-Herry IP sebagai Peluang untuk Aaron/Soh

Rexy Anggap Krisis Kevin-Herry IP sebagai Peluang untuk Aaron/Soh
Pelatih Sektor Ganda Putra Pelatnas Bulutangkis Malaysia, Rexy Mainaky, bersama salah satu pemainnya, Aaron Chia, dalam salah satu pertandingan. (TWITTER)

AKURAT.CO, Legenda bulutangkis Indonesia, Rexy Mainaky, menanggapi rumor retaknya hubungan antara Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pelatihnya di Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngardie, sebagai peluang bagi anak asuhnya di Pelatnas Malaysia.

Terlebih lagi, pasangan ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, tahun ini mencetak sejarah sebagai juara di Kejuaraan Dunia 2022, Agustus lalu.

Diketahui, berdasarkan rilis BWF sejak Selasa (20/09/22) lalu, pasangan Kevin/Marcus asal Indonesia harus lengser dari puncak sejak hampir lima tahun dikuasai.

baca juga:

Posisi Kevin/Marcus digantikan ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, kemudian mengekor Lee Yang/Wang Chi-lin, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Capaian tentu menjadi yang merana bagi Kevin/Marcus. Apalagi Kevin Sanjaya akhir-akhir ini diberitakan tengah berkonflik dengan pelatihnya sendiri, Herry IP.

Belum lagi Lee Yang/Wang Chi-lin yang harus ‘dicerai’ menyusul rentetan hasil minor yang mereka dapatkan pasca meraih emas Olimpiade Tokyo 2020.

Selain karena tak kunjung juara lagi sejak Olimpiade 2020, perceraian Lee Yang/Wang Chi-lin juga disebabkan karena Wang Chi-lin masih menjalani pemulihan cedera kaki.

Hanya Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang sepertinya begitu bangga dengan posisinya saat ini sebagai ganda putra ranking lima dunia.

Karena tak bisa dipungkiri, pencapaian ini adalah ranking tertinggi keduanya selama berkarier. Aaron Chia/Soh Wooi Yik juga makin bersinar dengan gelar menjadi juara dunia 2022.

Legenda Indonesia yang menjabat Direktur Kepelatihan Sektor Ganda Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, berujar agar Aaron Chia/Soh Wooi Yik memanfaatkan momentum ini.

“(Sekarang) ini adalah kesempatan bagi mereka (Aaron Chia/Soh Wooi Yik) untuk membuktikan diri dan memanfaatkan peluang,” ucap Rexy Mainaky melansir laman Bernama.

Rexy Mainaky Terkagum Semangat Sang Murid

Lebih lanjut, Rexy Mainaky berharap agar gelar Juara Dunia 2022 yang disabet Aaron Chia/Soh Wooi Yik, bisa menjadi motivasi untuk mencapai impian tertinggi.

“Saya juga tahu Aaron Chia/Wooi Yik telah memenangkan gelar di Kejuaraan Dunia. Saya berharap ini akan memotivasi mereka untuk melangkah lebih jauh dan mencapai impian mereka,” sambungnya.

Dalam misi dan harapan untuk menyodok ranking atas BWF yang didapatkan Takuro Hoki,Yugo Kobayashi, dan  Kevin/Marcus dan Lee Yang/Wang Chi-lin, Rexy Mainaky terkesan dengan semangat menggebu muridnya.

Sepanjang latihan, Rexy Mainaky terkesan dengan semangat yang ditunjukkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam misi menggebu juara lagi setelah mencetak sejarah bagi Malaysia sebagai juara dunia 2022.

“Saya sangat senang melihat tingkat motivasi yang ditunjukkan oleh Aaron Chia/Soh Wooi Yik,” puji Rexy Mainalky.

“Mereka (Aaron Chia/Soh Wooi Yik) tidak mudah puas dan besemangat untuk meningkatkan (kelebihan). ini pertanda baik bagi mereka,” sambugnya.

Selanjutnya, Rexy Mainaky akan mendampingi Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan atlet ganda putra Malaysia lainnya di ajang Denmark Open 2022.

Ajang Denmark Open 2022 merupakan turnamen bulutangkis Super 750 yang akan berlangsung di Kota Odense pada 18-23 Oktober nanti.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik akan berpotensi kembali merebut juara, namun tentu dengan perjuangan yang tidak akan mudah.

Karena para pesaing berat mulai dari Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon, hingga Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan tampil di Denmark Open 2022.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik

Banjir Bonus Pada Minggu (28/09/22), Aaron Chia yang lahir di Malaka, dan rekannya dari Kuala Lumpur, Soh Wooi Yik, menciptakan sejarah sebagai pemain Malaysia pertama yang meraih emas Juara Dunia.

Pada partai final yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Aaron Chia/Soh Wooi Yik di bawah kepelatihan Rexy Mainaky, sukses menumbangkan jagoan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dengan skor 21-19 dan 21-14.

Hasil sempurna itu sukses mengakhiri penantian emas Malaysia selama 45 tahun lamanya dalam partisipasi di ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis.

Lantas, beragam apresiasi berdatangan untuk rival Kevin/Marcus itu. Seperti bonus 150 ribu ringgit (Sekitar Rp500 juta) yang diberikan oleh Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM).

Dilansir dari laman The Star, Aaron Chia juga dikabarkan mendapatkan bonus lain dari Pemerintah Melaka, selaku kota kelahirannya.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com